Sepuluh jenazah korban yang tewas dari kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi telah berhasil diidentifikasi oleh tim kedokteran Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (29/4).

Sejumlah warga yang hadir nampak menangis ketika mengetahui anggota keluarganya menjadi salah satu korban dari peristiwa tersebut. Suasana haru pun mengiringi penyerahan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman.

Sebelumnya Senin (27/4) malam terjadi peristiwa tabrakan antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Akibat kecelakaan tersebut tercatat sebanyak 15 penumpang KRL meninggal dunia dan 76 orang lainnya mengalami luka-luka. Pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh atas peristiwa ini, baik di tingkat strategis maupun teknis operasional agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara