Warga yang sebelumnya tinggal di pinggir rel kereta api Stasiun Senen, saat ini telah dipindahkan oleh Pemerintah dan menempati hunian layak yang berlokasi di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.
Berdasarkan pantauan Katadata.co.id pada Selasa (8/9), sejumlah hunian yang masing-masing memiliki luas 4,5 x 4,5 meter yang berada di blok A-F telah ditinggali oleh warga.
Hunian Senen yang dirancang sebagai hunian sementara yang layak (huntara) ini setiap unitnya dilengkapi dengan dua tempat tidur, satu lemari dan satu kipas angin.
Dalam menempati hunian ini warga bantaran rel Senen juga memperoleh sarana lainnya antara lain yakni dapur, tempat mencuci pakaian hingga toilet terpisah pria dan wanita yang dapat diakses secara bersama-sama antar penghuni.
Kawasan hunian layak tersebut juga dilengkapi fasilitas pendukung mulai dari kamera pengawas, internet gratis, musala, tempat parkir hingga ruang terbuka hijau dan tempat bermain anak.
Seorang warga bantara Senen, Wati (43) yang tinggal bersama suami dan dua anaknya mengungkapkan bahwa dia beserta keluarganya merasa nyaman menempati di hunian layak ini.
"Apalagi buat anak-anak, jadi tidak khawatir sama kereta lagi kalau anak saya ditinggal masak atau mencuci, karena sudah pindah dari pinggir rel. Disini (huntara) tidur juga nyaman," ujarnya kepada Katadata.co.id.
Hunian layak Senen yang berada di atas lahan seluas sekitar 1,61 hektare ini totalnya terdapat 324 unit. Saat ini 64 unitnya telah ditempati oleh 275 warga bantaran Senen sejak 29 Juni 2026.
Selama enam bulan pertama, pemerintah menggratiskan sewa huntara tersebut yang termasuk dengan biaya air dan listrik.
Wati dan sejumlah warga bantaran rel pun Senen menyambut baik kebijakan tersebut. Namun dia berharap setelah masa penggratisan selesai, biaya sewa dapat dibuat secara terjangkau.
"Kalau seandainya bayarnya mahal kami kurang setuju. Karena pendapatan kami yang pengamen dan pemulung itu kan tidak menentu, ditambah lagi juga buat makan sehari-hari, masak dan ongkos sekolah anak," tutupnya.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen beraktivitas di kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen beraktivitas di kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen beraktivitas di dalam hunian layak di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen beraktivitas di dalam hunian layak di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen merapihkan baju anaknya di kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen bersama anaknya beraktivitas di dalam hunian layak di kawasan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen mengisi air bersih di kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen memasak di dapur bersama yang berada di kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen mengumpulkan botol bekas di kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Warga bantaran rel Senen beraktivitas di kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Sejumlah anak bantaran rel Senen bermain di taman kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.
Katadata/Fauza Syahputra
Sejumlah anak bantaran rel Senen bermain di taman kawasan hunian layak di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 275 warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel senen telah pindah dan menempati hunian sementara yang dibangun oleh pemerintah.