TNI Kembali Selesaikan Pembangunan Dua Jembatan Bailey di Aceh
TNI melalui Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda telah menyelesaikan pembangunan dua jembatan darurat (Bailey) di Aceh per Jumat (16/1).
Penyelesaian dua jembatan ini diharapkan dapat mengembalikan konektivitas wilayah yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan longsor pada November lalu.
Jembatan pertama yang selesai dibangun adalah Jembatan Bener Kelipah di ruas jalan Aceh Utara–Bener Meriah–Takengon, Kabupaten Bener Meriah.
“Berdasarkan pantauan di lokasi, jembatan tersebut kini telah kokoh berdiri, dengan bendera Merah Putih berkibar di kedua sisinya. Jembatan ini kini sudah bisa dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah, Sabtu (17/1).
Jembatan kedua yang telah rampung adalah Jembatan Krueng Pelang di Kabupaten Aceh Tengah. Setelah rangka jembatan berhasil dipasang dengan baik, jembatan yang terletak di ruas jalan Bereunun–Pameu–Takengon ini kini bahkan sudah dapat dilalui oleh kendaraan berat seperti truk.
Dalam waktu kurang dari seminggu, pembangunan jembatan berhasil diselesaikan 100 persen pada Kamis (15/1).
Pembangunan jembatan ini sangat penting karena berfungsi vital dalam menghubungkan kembali dua kecamatan di Aceh Tengah, yakni Silih Nara dan Rusip Antara, yang sebelumnya terisolasi akibat bencana.
Selain menyelesaikan dua jembatan tersebut, TNI juga sedang mempersiapkan pembangunan Jembatan Matang Serdang di Kabupaten Aceh Utara. Material jembatan telah didatangkan, dan proses perakitan akan segera dilakukan.
Setelah selesai, jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta menormalisasi aktivitas perekonomian di wilayah terdampak.