Australia Dorong Pendanaan Filantropi Bidang Iklim dan Ekonomi ke Indonesia
Jakarta — Australia mendukung pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan inklusif di Indonesia melalui mobilisasi pendanaan baru dan inovatif.
Pemerintahan PM Albanese memahami bahwa kawasan yang kuat akan menjadikan Australia lebih kuat. Indonesia merupakan salah satu mitra terdekat Australia dan memiliki peran penting bagi masa depan ekonomi Australia. Indonesia yang semakin makmur dan tangguh akan menciptakan lebih banyak peluang perdagangan dan investasi bagi pelaku usaha Australia.
“Indonesia merupakan salah satu negara tetangga dan mitra dagang terpenting Australia. Ketika Indonesia tangguh dan sejahtera, Australia juga akan memperoleh manfaatnya," ujar Menteri Pembangunan Internasional Australia Anne Aly, dalam pernyataannya di situs Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, 24 Juli 2026.
"Kami menyatukan investasi dari sektor pemerintah, filantropi, dan swasta untuk membantu membuka akses pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah yang menciptakan lapangan kerja, mendukung mata pencaharian masyarakat, serta membangun perekonomian lokal yang lebih berkelanjutan"
"Masa depan Australia sangat terkait dengan masa depan kawasan kita. Berinvestasi dalam ketangguhan dan kemakmuran Asia Tenggara merupakan kepentingan nasional Australia yang sangat penting.”
Pemerintah Federal Australia, melalui investasi awal sebesar AU$11,62 juta dari Australian Development Investments, mendorong partisipasi dana filantropi Australia untuk memperluas kerja sama kami di bidang iklim dan ekonomi dengan Indonesia.
Minderoo Foundation, Paul Ramsay Foundation, dan LEEAF Trust akan menginvestasikan AU$12,57 juta bersama Pemerintah Australia.
“Investasi ini mencerminkan komitmen Minderoo Foundation dalam mobilisasi modal untuk mendorong perubahan lingkungan yang positif dan berskala besar," kata John Hartman, CEO Minderoo Foundation,
"Kami membantu membuka akses pembiayaan jangka panjang yang diperlukan untuk mendukung dan melindungi ekosistem penting serta pertanian berkelanjutan di Indonesia," imbuhnya.
Kemitraan bersejarah antara sektor pemerintah dan filantropi ini akan mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia di sektor pertanian, agroforestri, dan akuakultur agar dapat berkembang dan menarik pembiayaan tambahan. Kemitraan tersebut juga akan mendukung aksi iklim, menciptakan lapangan kerja lokal, serta meningkatkan kesetaraan gender di seluruh Indonesia.
Inisiatif ini merupakan salah satu dari berbagai upaya untuk mendukung implementasi Invested: Australia's Southeast Asia Economic Strategy to 2040.