Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat, sekurangnya ada 74 dokter yang meninggal selama pandemi hingga Selasa 4 Agustus 2020. Mereka wafat dalam status terkonfirmasi positif maupun suspek Covid-19.

Kematian dokter paling banyak ada di Jawa Timur. Provinsi dengan tingkat kepositifan tertinggi di Jawa itu kehilangan 22 dokternya. Jakarta ada di bawah Jawa Timur yang terdapat 11 orang dokter meninggal dunia.

Banyaknya dokter yang meninggal lantaran Covid-19 disebabkan jumlah pasien yang terus meningkat. Hal ini membuat tenaga kesehatan kewalahan. “Jumlah dokter yang relatif sedikit membuat beban pelayanan semakin tinggi,” kata anggota bidang kesekretariatan, protokoler, dan humas Pengurus Besar IDI Halik Malik pada Sabtu (8/8).

Pemerintah memberikan insentif dan santunan bagi tenaga medis dan kesehatan. Tiap posisi mendapat porsi yang berbeda, berkisar Rp 5 juta-15 juta per bulan. Sementara santunan kematian sebesar Rp 300 juta per orang.