Pemerintah mengusung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Presiden Prabowo memberikan mandat kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengakselerasi program ini, agar manfaat ekonomi segera dirasakan oleh masyarakat pesisir di berbagai daerah.

Hingga saat ini, sebanyak 65 Kampung Nelayan Merah Putih telah dibangun dan mulai memberikan dampak. Pelaksanaan program tidak hanya menghadirkan hunian dan fasilitas dasar, tetapi juga mengintegrasikan infrastruktur penunjang aktivitas perikanan. Di setiap kampung, pemerintah membangun infrastruktur dan fasilitas yang memperkuat rantai produksi perikanan sekaligus meningkatkan kualitas hidup komunitas nelayan.

Dari sisi ekonomi, pembangunan 65 KNMP telah menyerap sekitar 17.550 tenaga kerja atau rata-rata 270 tenaga kerja tiap lokasi. Pendapatan nelayan tercatat meningkat hingga 78%, seiring membaiknya akses penyimpanan, distribusi, dan pemasaran hasil tangkapan. Produksi perikanan juga melonjak signifikan, dengan kenaikan mencapai 103% di kawasan KNMP.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dirancang bertahap. Pada Tahap I, telah diselesaikan sebanyak 65 kampung. Menyusul, tahap II dijadwalkan rampung pada Mei 2026 dengan tambahan 35 kampung. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2027.

Dengan skala pembangunan yang masif dan dampak ekonomi yang terukur, Kampung Nelayan Merah Putih diproyeksikan menjadi motor baru penggerak ekonomi pesisir nasional, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sektor kelautan dan perikanan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.