Di sela rangkaian World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, 19-23 Januari 2026, Presiden RI Prabowo Subianto memanfaatkan momentum pertemuan global tersebut untuk berdiskusi dengan tokoh-tokoh berpengaruh lintas sektor.

Salah satu momen yang menyita perhatian publik adalah pertemuan Prabowo dengan Zinedine Zidane, legenda sepak bola Prancis yang bersinar sebagai pemain sekaligus pelatih di level dunia.

Melalui akun Instagram resminya, Presiden Prabowo membagikan potret pertemuan tersebut. Momen perbincangan dengan Zidane menjadi kesempatan berharga untuk bertukar pandangan mengenai masa depan sepak bola di Tanah Air. Zizou, sapaannya, merupakan figur yang sarat dengan prestasi global. Indonesia dapat memetik pelajaran dari sosok berpengalaman seperti Zidane.

Namanya pun identik dengan pencapaian tertinggi di dunia sepak bola. Bersama Tim Nasional Prancis, ia mencapai puncak dunia dengan menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, dua trofi prestisius yang menempatkannya sebagai ikon generasi emas sepak bola Eropa.

Di level klub, Zidane mencatat dominasi bersama raksasa Eropa seperti Juventus dan Real Madrid, mengoleksi gelar Liga Champions, La Liga, Serie A, hingga Piala Dunia Antarklub.

Prestasi Zidane tidak berhenti saat gantung sepatu. Sebagai pelatih, ia mencetak sejarah bersama Real Madrid dengan meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun, sebuah rekor yang belum tertandingi di era modern.

Tidak itu saja, Zidane juga membawa Real Madrid menjuarai La Liga, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, serta Piala Dunia Antarklub sebanyak dua kali.

Rekam jejak gemilang tersebut diperkuat dengan sederet penghargaan individu kelas dunia. Sebagai pemain, Zidane meraih Ballon d’Or, FIFA World Player of the Year tiga kali, serta UEFA Best Player of the 50 Years. Sementara sebagai pelatih, ia dianugerahi Pelatih Terbaik Dunia FIFA dan Pelatih Terbaik UEFA.

Pertemuan Prabowo dan Zidane di Davos mencerminkan pendekatan Indonesia yang semakin terbuka untuk menyerap praktik terbaik global, termasuk di sektor olahraga. Sepak bola sebagai olahraga dengan basis massa terbesar nasional, dipandang memiliki potensi strategis. Tidak hanya sebagai prestasi, namun juga sebagai instrumen pembentukan karakter, industri, dan diplomasi global.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.