Sejak dibentuk pada 13 September, Holding Ultra Mikro (UMi) terus berkembang sebagai ekosistem yang memperluas akses keuangan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sinergi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga mengintegrasikan layanan simpanan, transaksi, pendampingan usaha, hingga pembentukan aset melalui ekosistem emas. 

Hingga triwulan II 2026, Holding UMi telah melayani 33,8 juta debitur aktif dan mengelola lebih dari 166,3 juta rekening simpanan mikro. Ekosistem ini juga mendorong sekitar 2,3 juta debitur naik kelas, dari segmen usaha yang lebih kecil menuju akses layanan dan pembiayaan yang lebih luas. 

Penguatan ekosistem turut ditopang jaringan layanan yang menjangkau berbagai wilayah. Holding UMi tercatat memiliki lebih dari 15.100 kantor, serta didukung lebih dari 74 ribu tenaga pemasar yang berperan dalam menjangkau dan mendampingi masyarakat hingga tingkat komunitas.

Lima tahun Holding UMi juga memperluas ekosistem emas yang hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 153 ton, sekaligus mendorong masyarakat membangun kebiasaan menabung dan memiliki aset. 

Group CEO BRI Hery Gunardi mengatakan, pengembangan Holding UMi pada akhirnya tidak hanya ditujukan untuk membangun ekosistem keuangan berskala besar, tetapi juga menciptakan akses yang dapat mendorong masyarakat menuju pemberdayaan dan kesejahteraan.

“Inilah kontribusi BRI Group untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan pertumbuhan yang semakin inklusif,” kata Hery.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.