Pada Kamis (8/5/2025),  Vatikan resmi mengumumkan Kardinal Robert Francis Prevost, seorang prelatus Gereja Katolik kelahiran Chicago, Amerika Serikat, terpilih sebagai Paus ke-267 dengan nama Paus Leo XIV.

Penobatannya ditandai dengan asap putih yang mengepul dari Kapel Sistina pukul 18.07 waktu Roma, disusul denting lonceng Basilika Santo Petrus yang menggetarkan Vatikan.

Terpilihnya Paus Leo XIV ini mencatat sejarah baru yaitu  Paus pertama dari Amerika Utara dalam sejarah Gereja Katolik.

Tidak hanya itu, Paus Leo XIV memiliki sejumlah fakta yang pastinya menarik untuk diketahui baik bagi umat Katolik maupun publik dunia.

Berikut di bawah ini sejumlah fakta Paus Leo XIV yang bisa disimak.

Fakta Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat yang Baru Saja Terpilih

Berikut ini 10 fakta menarik dari Paus Leo XIV dari Amerika Serikat yang baru saja diumumkan Vatikan sebagai Paus baru.

Fakta Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat yang Baru Saja Terpilih (Vaticannews.va)

1. Paus Pertama dari Amerika Serikat

Paus Leo XIV, yang lahir dengan nama Robert Francis Prevost, adalah Paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik yang berasal dari Amerika Serikat. Dia bukan hanya membawa aksen Amerika ke Vatikan, tapi juga semangat pastoral yang sangat khas dari dunia baru.

2. Memiliki Kewarganegaraan Ganda

Paus Leo XIV memiliki kewarganegaraan ganda yaitu Amerika Serikat dan Peru. Dia menghabiskan lebih dari dua dekade sebagai misionaris dan Uskup di Chiclayo, Peru, sebelum dipanggil ke Vatikan oleh Paus Fransiskus pada Januari 2023.

3. Pendidikan dan Kemampuan Menguasai Lima Bahasa

Lahir pada 14 September 1955, Paus Leo XIV meraih gelar matematika dari Villanova University dan doktor teologi dari Universitas Santo Thomas Aquinas di Roma.

Dia fasih berbahasa Inggris, Spanyol, Italia, Prancis, Portugis, serta dapat membaca Latin dan Jerman.

4. Paus Ordo Augustinian Pertama

Paus Leo XIV adalah anggota Ordo Santo Agustinus (OSA), menjadikannya Paus pertama dari ordo tersebut. Pilihannya menandakan semangat kembali pada refleksi spiritual dan pelayanan yang membumi, sesuai dengan semangat Santo Agustinus.

5. Tangan Kanan Paus Fransiskus

Sebelum terpilih sebagai Paus, Prevost menjabat sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup. Dalam peran ini, dia membantu Paus Fransiskus dalam memilih banyak uskup di keuskupan ritus Latin di seluruh dunia.

"Paus Fransiskus secara khusus tidak menginginkan seseorang dari Kuria Roma untuk mengambil peran ini. Dia menginginkan seorang misionaris, seseorang dari luar, seseorang dengan perspektif berbeda," ujar Paus Leo XIV saat berbicara di Paroki St. Jude, Chicago, Agustus 2023.

6. Alasan Memilih Nama Leo XIV

Robert memilih nama “Leo” sebagai penghormatan kepada Paus Leo XIII, yang dikenal lewat ensiklik Rerum Novarum (1891) tentang hak-hak buruh dan keadilan sosial. Maka dari itu, tidak heran jika Leo XIV disebut akan melanjutkan agenda pro-rakyat dari Paus Fransiskus.

Fakta Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat yang Baru Saja Terpilih (Vatikan News)

7. Kritikus Kekerasan Senjata dan Pendukung Pengungsi

Sebelum menjadi Paus, Prevost secara vokal mengkritik kekerasan bersenjata di AS dan menyuarakan dukungan terhadap pengungsi. Visi ini diperkirakan akan membentuk arah pastoral global Gereja Katolik di bawah kepemimpinannya.

8. Mendorong Peran Perempuan dalam Gereja

Pada Maret 2024, Prevost memuji keputusan Paus Fransiskus yang menunjuk tiga perempuan sebagai anggota penuh di dikasteri yang dia pimpin.

"Itu sangat berkontribusi dalam proses discernment mencari kandidat terbaik untuk pelayanan uskup," ujarnya dalam wawancara dengan Catholic News Service.

9. Dikenal Memiliki "Low Profile" yang Menyejukkan

Meski saat ini Paus Leo XIV memimpin 1,3 miliar umat Katolik, namun gaya hidupnya tetap sederhana dan membumi. Dia dikenal gemar jalan kaki tanpa pengawalan saat masih menjabat di Peru, dan punya kebiasaan minum kopi bersama warga paroki usai misa pagi.

10. Pendekatannya Disebut “Kasih Tanpa Syarat”

Banyak umat menggambarkan gaya pastoralnya sebagai “pelukan Gereja yang hangat bagi semua orang”, termasuk mereka yang pernah merasa tersisih: imigran, kaum miskin, atau umat Katolik non-praktikan.

Itulah informasi mengenai 10 fakta Paus Leo XIV, paus pertama dari Amerika Serikat yang baru saja terpilih.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.