7 Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat dengan Bebagai Tema Menarik

Pexels
Ilustrasi, Teks Kultum Ramadhan 2026
Penulis: Tifani
Editor: Safrezi
25/2/2026, 09.29 WIB

Puasa Ramadhan 2026 menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan memperdalam ilmu agama. Salah satu amalan yang sering dilakukan selama bulan suci adalah menyampaikan kultum atau kuliah tujuh menit sebelum atau sesudah salat berjamaah.

Tentunya, kultum harus dibuat semenarik mungkin, agar para jama'ah tidak bosan. Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan teks kultum Ramadhan 2026 agar lebih efektif untuk disampaikan.

Berikut ini beberapa contoh teks kultum Ramadhan 2026 yang singkat dengan berbagai tema menarik yang dapat disimak sebagai referensi.

Teks Kultum Ramadhan 2026

Ilustrasi Teks Kultum Ramadhan 2026 (Freepik)

Berikut ini 10 teks kultum singkat lengkap dengan dalil yang bisa dijadikan referensi karena memuat tema yang cocok disampaikan pada bulan Ramadhan 2026.

1. Teks Kultum Ramadhan 2026: Keutamaan Bulan Ramadhan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Hadirin yang dirahmati Allah,

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Bulan yang dinanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Di bulan ini, Allah membuka pintu surga selebar-lebarnya dan menutup rapat pintu neraka. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari). Betapa besar rahmat Allah di bulan ini.

Oleh karena itu, mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Perbanyaklah ibadah, seperti sholat wajib tepat waktu, memperbanyak sholat sunnah, membaca Al Quran, serta memperbanyak zikir dan doa.

Jangan lupakan juga untuk bersedekah, membantu sesama, dan menjaga lisan dari perkataan yang tidak bermanfaat. Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu dan memperbaiki akhlak.

Jangan biarkan Ramadhan berlalu begitu saja tanpa makna. Gunakan waktu ini untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah.

Kita tidak pernah tahu apakah tahun depan kita masih diberi kesempatan bertemu Ramadhan lagi. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menjadikan kita hamba-Nya yang bertakwa. Aamiin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2. Teks Kultum Ramadhan 2026: Berbuat Baik di Bulan Ramadhan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Hadirin yang saya hormati, bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Di bulan yang mulia ini, kita diwajibkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki akhlak kita sebagai seorang Muslim.

Salah satu akhlak yang sangat ditekankan dalam Islam adalah berbuat baik.

Berbuat baik merupakan tindakan yang sangat ditekankan dalam Islam. Allah SWT telah menegaskan pentingnya berbuat baik dalam Al-Quran, seperti yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat 195, yang artinya: "Dan berbuat baiklah, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."

Dari ayat tersebut, kita dapat memahami bahwa Allah SWT sangat menyukai orang yang berbuat baik. Berbuat baik juga merupakan tindakan yang sangat mulia dan bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.

Ketika kita berbuat baik, kita tidak hanya meraih kebahagiaan di dunia, tetapi juga mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT di akhirat kelak. Di bulan Ramadhan ini, marilah kita bersungguh-sungguh untuk meningkatkan tindakan berbuat baik dalam diri kita.

Kita bisa berbuat baik dengan membantu orang lain yang membutuhkan, menyumbang kebaikan, atau melakukan tindakan positif lainnya. Dengan berusaha untuk menjadi pribadi yang berbuat baik, Insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Teks Kultum Ramadhan 2026: Memperoleh Ampunan Melalui Tarawih

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Sebelum memulai, mari bersama-sama kita ucapkan bismillahirrahmanirrahim.

Wahai jamaah majelis (nama perkumpulan) yang diridhai Allah SWT. Pada kesempatan hari ini, saya akan membawakan sedikit petuah tentang memperoleh ampunan melalui sholat sunnah tarawih Ramadhan.

Seperti yang kita tahu secara umum, shalat tarawih menjadi salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan dan bersifat sunnah muakkad. Selain itu, terdapat suatu keistimewaan tertentu yang bisa diperoleh umat Muslim.

Layaknya yang disampaikan melalui hadit, yakni:

"Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat Tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya diampuni dosa-dosanya yang telah lewat". (HR Muslim).

Menurut hadits tersebut, kita dapat mendengar bahwa orang yang menjalankan ibadah Tarawih di bulan Ramadhan karena keimanannya akan memperoleh ridha Allah. Kemudian mendapatkan pengampunan atas berbagai dosa yang lampau.

Berkat adanya sunnah melaksanakan Tarawih, umat Muslim berkesempatan untuk meleburkan berbagai dosa yang telah diperbuat. Sehingga pada Hari Raya Idul Fitri bisa mendapatkan suasana yang benar-benar bersih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

4. Teks Kultum Ramadhan 2026: Keutamaan Sedekah dalam Islam

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah,

Pada hari ini, saya ingin berbicara tentang sebuah amal yang sangat dianjurkan dalam Islam, yaitu sedekah. Sedekah bukanlah sekadar memberi sebagian dari harta kita kepada yang membutuhkan, tetapi juga merupakan salah satu bentuk ibadah yang penuh keberkahan di hadapan Allah SWT.

Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, Surah Al-Baqarah ayat 261:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui."

Melalui Ayat ini, Allah SWT menyampaikan kepada kita betapa besar keutamaan memberi sedekah. Bahkan, setiap sedekah yang kita berikan akan dilipatgandakan pahalanya hingga seratus kali lipat.

Selain itu, Rasulullah SAW juga memberikan banyak tuntunan tentang keutamaan sedekah. Beliau bersabda,

قال النبي صلعم : مَن فَطَرَفِيهِ صَا لِمَّا كَانَ لَهُ مَغْفِرَةً لِذُنُوبِهِ وَعِتْقٌ رَقَبَةِ مِنَ النَّار

Artinya: "Barang siapa yang memberi makanan atau minuman untuk berbuka puasa, maka diampuni dosa-dosanya, dan dibebaskan dari Api Neraka (Al Hadits)"

Saudara-saudaraku,

Dengan memberikan sedekah, kita tidak hanya membantu sesama yang membutuhkan, tetapi juga membersihkan diri kita dari dosa-dosa yang telah kita lakukan. Sedekah juga merupakan salah satu cara untuk menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat-nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita.

Mari kita jadikan sedekah sebagai bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Meskipun dalam jumlah yang kecil, tetapi dengan niat yang tulus dan ikhlas, setiap sedekah yang kita berikan akan memiliki dampak yang besar, baik di dunia maupun di akhirat.

Sekian ceramah singkat dari saya tentang keutamaan sedekah dalam Islam. Semoga kita semua termotivasi untuk terus berbagi rezeki kepada sesama, dan semoga Allah SWT senantiasa meridhai setiap amal ibadah kita. Aamiin ya rabbal 'alamiin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

5. Teks Kultum Ramadhan 2026: Puasa Bukan Hanya Menahan Lapar

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi kita kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan, bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Seringkali kita memahami puasa hanya sebagai kegiatan menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam Matahari. Padahal, makna puasa jauh lebih dalam daripada itu. Puasa adalah latihan pengendalian diri, baik lahir maupun batin.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)

Tujuan puasa adalah takwa, bukan sekadar lapar. Takwa berarti menjaga diri dari dosa, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Jamaah sekalian,

Rasulullah SAW mengingatkan kita bahwa nilai puasa tidak hanya pada menahan makan:

"Betapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya selain lapar dan dahaga." (HR Ibnu Majah)

Hadits ini menjadi peringatan bagi kita. Jika selama berpuasa kita masih mudah marah, berkata kasar, berbohong, atau melakukan hal yang dilarang, maka kita belum memahami hakikat puasa.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda:

"Jika salah seorang dari kalian berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berbuat bodoh. Jika ada yang mengganggunya, katakan: sesungguhnya aku sedang berpuasa."
(HR Bukhari & Muslim)

Ini menunjukkan bahwa puasa adalah latihan menjaga lisan, emosi, dan perilaku.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Puasa seharusnya mendidik kita dalam beberapa hal:

1. Menjaga lisan - dari ghibah, fitnah, dan kata-kata kasar.
2. Menjaga hati - dari iri, dengki, dan prasangka buruk.
3. Menjaga perbuatan - dari maksiat dan hal sia-sia.
4. Menumbuhkan empati - merasakan penderitaan orang yang kekurangan.

Jika nilai-nilai ini tumbuh dalam diri kita, maka puasa kita tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai di sisi Allah.

Mari kita jadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki kualitas puasa kita - bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menahan diri dari dosa dan memperbanyak kebaikan.

Semoga Allah menerima ibadah puasa kita dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertakwa.

Wallahu a'lam bishawab

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

6. Teks Kultum Ramadhan 2026: Orang yang Memiliki Derajat Tinggi di Sisi Allah SWT

Assalamu'alaikum wr.wb. Bismillahirrahmanirrahim.

Jamaah yang dirahmati Allah, setiap manusia tentu menginginkan kemuliaan dan kedudukan yang tinggi, sehingga tidak sedikit usaha dilakukan untuk meraihnya dengan berbagai cara. Namun yang perlu kita renungkan bersama adalah, amalan apa yang benar-benar mampu mengangkat derajat kita di hadapan Allah Swt.

Untuk menjawab hal tersebut, Rasulullah Saw telah memberikan petunjuk yang sangat jelas melalui sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Hadits ini menjelaskan amalan-amalan sederhana namun memiliki dampak besar dalam menghapus dosa dan meninggikan derajat seorang hamba.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ جَمِيعًا عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ أَخْبَرَنِي الْعَلَاءُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ فَذَلِكُمْ الرِّبَاطُ. (رواه مسلم)

Artinya:"Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah serta Ibnu Hujr semuanya dari Ismail bin Ja'far, Ibnu Ayyub berkata, telah menceritakan kepada kami Ismail telah mengabarkan kepada kami Al Ala' dari bapaknya dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. telah bersabda: "Maukah kalian aku tunjukkan atas sesuatu yang dengannya Allah menghapus kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat?" Mereka menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Beliau bersabda: "Menyempurnakan wudhu pada saat yang tidak disukai (seperti keadaan yang sangat dingin), banyak berjalan ke masjid, dan menunggu shalat berikutnya setelah shalat. Maka itulah ribath." (HR. Muslim)

Jamaah sekalian, dalam hadits tersebut Rasulullah Saw menegaskan adanya amalan-amalan yang menjadi sebab diampuninya dosa dan ditinggikannya derajat seorang hamba. Salah satunya adalah menyempurnakan wudhu dalam kondisi yang terasa berat dan tidak nyaman.

Sering kali ketika udara pagi terasa dingin atau kondisi tubuh kurang nyaman, kita cenderung malas untuk berwudhu secara sempurna. Padahal, justru dalam kondisi seperti itulah nilai pahala semakin besar dan Allah Swt mengangkat derajat hamba-Nya.

Amalan berikutnya yang diajarkan Nabi adalah kesabaran dalam menghadapi hal-hal yang tidak disukai oleh jiwa. Termasuk di dalamnya adalah tetap melaksanakan ibadah dan perbuatan baik meskipun terasa berat dan melelahkan.

Rasulullah Saw juga memberi isyarat bahwa jalan menuju surga dikelilingi oleh perkara-perkara yang tidak disenangi oleh hawa nafsu. Namun, siapa saja yang mampu bersabar dan tetap taat, maka Allah Swt akan menghapus dosa-dosanya serta meninggikan kedudukannya.

Selanjutnya, memperbanyak langkah menuju masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah juga termasuk amalan yang sangat mulia. Setiap langkah kaki yang dilalui menuju rumah Allah akan diganjar dengan penghapusan dosa dan peninggian derajat.

Selain itu, menunggu waktu shalat setelah shalat sebelumnya merupakan tanda cinta dan kerinduan seorang hamba kepada ibadah. Inilah yang oleh Rasulullah Saw disebut sebagai ribath, yaitu keteguhan hati dalam ketaatan kepada Allah Swt.

Jamaah yang dimuliakan Allah, empat amalan inilah yang menjadi sebab utama dihapuskannya kesalahan dan ditinggikannya derajat seorang hamba. Amalan-amalan tersebut tampak ringan, namun membutuhkan kesungguhan, keikhlasan, dan kesabaran.

Semoga Allah Swt senantiasa memberikan taufik dan hidayah kepada kita semua agar dimudahkan dalam mengamalkannya. Mudah-mudahan kita termasuk hamba-hamba yang Allah angkat derajatnya di dunia dan akhirat.

Wallahu a'lam.Wassalamu'alaikum wr.wb.

7. Teks Kultum Ramadhan 2026: Indahnya Memaafkan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى أله وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillah, kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat kesehatan dan kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan. Shalawat serta salam kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati Allah, salah satu akhlak mulia yang diajarkan dalam Islam adalah sikap memaafkan. Memaafkan adalah perbuatan yang mulia, yang tidak hanya mendatangkan kedamaian bagi diri sendiri tetapi juga menjaga hubungan baik dengan sesama.

Allah SWT berfirman dalam Surah Ali-Imran ayat 134:

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya: “(Yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah SWT mencintai orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali-Imran: 134)

Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat bagi kita untuk memperbaiki hubungan dengan sesama. Jika selama ini ada perselisihan atau dendam, maka inilah saatnya kita membuka hati dan memberikan maaf. Dengan memaafkan, hati kita menjadi lebih ringan, jauh dari beban dan kebencian.

Semoga kita semua mampu mengamalkan sikap pemaaf ini dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan dan ketenangan bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Itulah contoh tujuh teks kultum Ramadhan 2026 dengan berbagai tema menarik yang dapat disimak sebagai referensi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.