5 Kultum Ramadhan 2026 Tentang Bersyukur Beserta Dalilnya
Bulan suci Ramadhan 2026 selalu menjadi bulan yang dinantikan oleh umat Muslim. Pada bulan penuh berkah ini, setiap amal ibadah yang dikerjakan akan diganjar pahala berlipat ganda oleh Allah SWT. Momentum tersebut menjadikan Ramadhan sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah sekaligus memperdalam ilmu agama.
Salah satu cara yang kerap dilakukan adalah melalui kultum Ramadhan. Kultum atau kuliah tujuh menit menjadi media dakwah singkat yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman secara padat dan bermakna.
Kultum Ramadhan 2026 tentang bersyukur pun menjadi salah satu tema yang relevan untuk diangkat. Materi ini dapat disampaikan menjelang berbuka puasa, setelah salat tarawih, maupun dalam berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Berikut di bawah ini beberapa contoh kultum Ramadhan 2026 tentang bersyukur beserta dalilnya yang bisa dijadikan sebagai referensi.
Kultum Ramadhan 2026 Tentang Bersyukur
Berikut ini contoh kultum Ramadhan 2026 tentang bersyukur yang bisa dijadikan referensi.
Contoh Kultum Ramadhan 2026 Tentang Bersyukur 1
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Marilah kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmatnya kepada kita. Selanjutnya, kita panjatkan sholawat serta salam kepada Nabi Muhammad saw. juga kepada keluarganya, sahabatnya, dan pengikutnya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Hadirin yang dirahmati Allah. Hari ini, kita akan membahas tentang bersyukur dalam agama Islam. Secara bahasa, syukur artinya adalah pernyataan lega, senang, dan dapat pula diartikan sebagai rasa terima kasih kepada Allah SWT.
Apa sih, syukur itu? Mungkin kita sering kali mengucapkan, “Jangan lupa bersyukur hari ini”. Namun, pahamkah kita tentang konsep bersyukur dalam agama Islam?
Saudaraku yang InsyaAllah beriman, kata syukur itu ada banyak sekali di dalam kitab suci . Subaidi dan Barowi (2018: 50) dalam bukunya yang berjudul Tasawuf dan Pendidikan Karakter menyebutkan bahwa ditemukan sebanyak 64 kali kata syukur di dalam Alquran. Masya Allah.
Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi,
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
Maha Benar Allah atas segala firman-Nya.Allah SWT jelas berfirman, “…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”.
Oleh sebab itu, mari kita berusaha untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT dan saling mengingatkan untuk bersyukur kepada-Nya.
Sekian kultum singkat tentang bersyukur kali ini. Manusia adalah tempatnya salah dan kebenaran sejati hanya milik Allah SWT. Semoga kita senantiasa menjadi hamba-Nya yang bersyukur.
Akhir kata, Wallahul muwafiq ilaa aqwamith thariq Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Contoh Kultum Ramadhan 2026 Tentang Bersyukur 2
Assalamualaikum Wr. Wb.
Kaum muslimin rahimakumullah.
Nikmat Allah Swt. yang diberikan kepada kita sangatlah berlimpah.
Bahkan, terkadang tanpa kita minta, Allah tetap menganugerahkan nikmat yang sangat banyak.
Mulai dari nikmat sehat, nikmat pancaindera, nikmat akal, nikmat Islam, dan masih banyak lagi.
Maka dari itu, tidak ada yang lebih patut untuk dilakukan selain bersyukur atas limpahan rahman dan rahim-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam Alquran:
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).
Kaum muslimin yang dirahmati Allah Swt.
Secara bahasa syukur adalah pujian kepada yang telah berbuat baik atas apa yang dilakukan kepadanya.
Syukur merupakan kebalikan dari kufur.
Sementara menurut istilah, syukur adalah penggunaan seluruh nikmat Allah SWT. oleh seorang hamba, baik dalam bentuk pendengaran, penglihatan, hati, maupun yang lainnya, sesuai dengan tujuan penciptanya.
Rasul SAW. adalah manusia yang pandai bersyukur.
Suatu ketika, beliau pernah ditanya Bilal, “Apakah yang menyebabkan baginda menangis, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa baginda, baik yang dahulu maupun yang akan datang?”
Rasul menjawab, “Tidakkah engkau suka aku menjadi seorang hamba yang bersyukur?”
Oleh karena itu, memang kita mesti siap dalam setiap kondisi ketika bersyukur.
Umar bin al-Khaththab pernah berujar, “Kalaulah sabar dan syukur itu ibarat dua ekor unta, maka aku tidak peduli unta mana yang aku kendarai.”
Itulah kultum singkat tentang bersyukur. Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Contoh Kultum Ramadhan 2026 Tentang Bersyukur 3
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Alhamdulillahirobbil’alamin. Wabihi nasta'inu ala umuriddunya waddin. Wa’ala alihi washahbihi ajma’in.
Yang terhormat bapak/ibu hadirin yang dirahmati Allah.
Serta anak-anak generasi muda yang saya sayangi.
Syukur bisa diartikan sebagai ucapan terima kasih kepada Allah atas segala nikmat-Nya.
Maka dari itu, apabila kita mendapatkan kalimat pujian dari orang lain, maka ucapkanlah Alhamdulillah.
Berkaitan dengan tema kultum singkat kali ini, kita harus selalu bersyukur atas apa yang diberikan sang Pencipta.
Adapun syukur terbagi menjadi empat, yaitu:
Pertama, syukur melalui ucapan, dengan cara memuji-Nya dan menyebutkan berbagai nikmat-Nya kepada manusia, yakni:
“Engkau menyifati pemberi nikmat dengan sifat kedermawanan, kemuliaan, dan sifat-sifat lainnya yang menunjukkan penerimaanmu pada nikmat serta pengakuanmu terhadap rendahnya maqam dari maqam pemberi nikmat.”
Kedua, syukur dengan lidah, dapat dilakukan dengan cara memperbanyak zikir kepada Allah dalam setiap kesempatan. Aisyah menyebutkan jika Rasulullah saw. selalu berzikir kepada Allah pada setiap kesempatan dalam hidupnya.
Diriwayatkan dari Zain bin Aslam bahwa Nabi Musa berkata:
“Tuhanku, Engkau telah memberi nikmat yang banyak kepadaku, maka berilah aku petunjuk agar dapat banyak bersyukur kepada-Mu.”
Ketiga, syukur melalui hati, sebagaimana firman Allah:
“Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan.” (QS. An Nahl: 53).
Imam Sya'roni berkata dalam kitab berjudul Lathaif Al-Minan:
“Syukur hati hanya dapat dicapai melalui keyakinan seseorang yang kukuh bahwa segala yang berada dalam genggamannya adalah karunia dari Tuhannya, bukan dari yang lain.”
Keempat, syukur melalui anggota badan.
Caranya dengan melaksanakan segala yang telah diwajibkan oleh Allah Swt. kepada manusia.
Ibnu Qudamah berkata:
“Syukur anggota badan adalah mempergunakan segala nikmat Allah dalam melakukan ketaatan kepada-Nya dan berupaya untuk memohon pertolongan agar dihindarkan dari kemaksiatan.”
Kaum muslim rahimakumullah, demikian penjelasan kultum singkat tentang bersyukur kepada Allah.
Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang melupakan dan melalaikan nikmat Allah.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Contoh Kultum Ramadhan 2026 Tentang Bersyukur 4
Bismillahirrahmanirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah, karena telah memberi karunia dan nikmat yang sangat besar kepada kita semua. Semoga keselamatan dan kesejahteraan juga senantiasa dilimpahkan kepada panutan kita, yakni Rasulullah SAW.
Syukur adalah kata yang berasal dari bahasa Arab; syakara, yasykuru, syukran, dan tasyakkara, yang berarti "mensyukuri-Nya, memuji-Nya". Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), syukur diartikan sebagai rasa terima kasih kepada Allah SWT. Syukur juga berarti mengingat akan segala nikmat-Nya.
Syukur adalah pengakuan spiritual atas segala karunia dari Tuhan. Sehingga orang yang bersyukur, akan secara totalitas mengakui segala hal kenikmatan yang dirasakan adalah semata-mata sebagai bentuk ke-Maha Kasih dan Sayang-Nya Allah SWT pada hamba-Nya.
Dengan demikian syukur adalah pengakuan penuh bahwa segala yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita, sepenuhnya merupakan kebaikan untuk kita. Maka segala apa yang Allah SWT berikan, akan diterima dengan rela hati, tanpa kecuali. Karena semua yang diberikan-Nya akan selalu ditemukan hikmah.
Satu contoh ilustrasi sederhana, seorang yang tertinggal pesawat, pasti akan sedih dan kecewa. la merasa waktu terbuang percuma, pun tiket hilang tak bisa digunakan, dan kesempatan di depan mata terbang melayang.
Akan tetapi begitu mengetahui pesawat tersebut jatuh, bersyukurlah ia. Tetiba ia merasa menjadi orang yang terpilih, diselamatkan Allah SWT dari peristiwa tersebut. Nah, mestinya kebersyukuran itu telah terungkap sejak awal. Telah yakin sepenuhnya bahwa apapun kejadiannya, Allah SWT hadirkan kebaikan di sana.
Bersyukur adalah perintah Allah SWT. Perintah ini tercantum dalam Surat Al Baqarah ayat 152, Dia berfirman: "Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku".
Ayat tersebut merupakan perintah Allah agar kita bersyukur atas segala nikmat karunia yang telah Allah berikan, dan melarang kita untuk mengkufuri nikmat.
Demikian juga dalam QS Ibrahim ayat 7: "Jika kamu bersyukur pasti akan Kutambah (nikmat-Ku) untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih".
Dua ayat tersebut menunjukkan dua keadaan manusia, bersyukur atau kufur. Keadaan yang memaksa setiap orang dipastikan ada pada salah satunya. Artinya, bila seseorang bersyukur, maka tentu dia tidak kufur, sebaliknya bila seseorang kufur, maka pasti ia tidak bersyukur. Tentu kita berharap menjadi bagian dari hamba-hamba Allah yang bersyukur.
M. Quraish Shihab menegaskan bahwa syukur mencakup tiga dimensi. Pertama, syukur dengan hati, yakni dengan mengakui sepenuh hati bahwa segala kenikmatan yang diterima semata-mata berasal dari Allah SWT.
Kedua, syukur dengan lisan, yakni dengan mengakui anugerah dan memuji pemberinya dengan menggunakan lisan. Caranya bisa dengan mengucapkan terima kasih atas kenikmatan itu jika nikmat yang diberi lewat perantara manusia. Atau mengucap hamdalah "Alhamdulillaahi rabbil aalamiin" juga cara bersyukur atas nikmat Allah melalui lisan.
Ketiga, syukur dengan perbuatan, yakni dengan melakukan segala amal saleh yang Allah perintahkan, dan menjauhkan diri dari segala amal buruk yang dilarang dilakukan.
Marilah kita latih diri kita dan bangun kebiasaan baik untuk mensyukuri segala nikmat dan takdir yang telah Allah SWT beri dengan hati, lisan, dan perbuatan kita. Mari luruskan niat agar syukur kita bukan karena ingin bahagia melainkan mengharap ridha dan kedekatan dengan Allah.
Sekian pidato saya, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Contoh Kultum Ramadhan 2026 Tentang Bersyukur 5
Assalamu'alaikum wr. wb.
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Swt, yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam. Pada kesempatan kali ini, mari kita bersama-sama merenung tentang pentingnya rasa syukur.
Rasulullah Saw bersabda, "Barang siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah." Ini mengingatkan kita akan kewajiban untuk bersyukur kepada Allah dan juga kepada sesama manusia yang telah berkontribusi dalam kehidupan kita.
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita terlalu fokus pada apa yang belum kita miliki dan lupa untuk bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah. Rasa syukur membuka pintu kebahagiaan dan kepuasan hati.
Mari kita terapkan rasa syukur dalam setiap aspek kehidupan kita, baik dalam kesenangan maupun cobaan. Dengan bersyukur, kita dapat mengubah perspektif hidup menjadi lebih positif dan lebih mampu menghadapi tantangan.
Semoga kita senantiasa memiliki hati yang penuh syukur, agar setiap langkah kehidupan ini dijalani dengan penuh kebahagiaan. Aamiin.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Itulah lima contoh kultum Ramadhan 2026 tentang bersyukur yang bisa dijadikan referensi.