Pink Moon April 2026: Waktu dan Cara Mengamatinya

Freepik
Ilustrasi Pink Moon April 2026
Penulis: Tifani
Editor: Safrezi
30/3/2026, 18.45 WIB

Fenomena langit Pink Moon akan menghiasi langit pada 1 hingga 2 April 2026. Fenomena langit ini menjadi salah satu fase bulan purnama yang menarik perhatian karena memiliki nama unik dan sering dikaitkan dengan perubahan musim.

menariknya, masyarakat Indonesia dapat melihat Pink Moon tanpa alat khusus. Bagi masyarakat yang ingin melihat fenomena ini perlu mengetahui waktu kemunculan serta tips pengamatan agar bulan purnama terlihat lebih jelas.

Berikut ulasan singkat mengenai apa itu Pink Moon, waktu dan cara mengamatinya.

Pink Moon April 2026

Ilustrasi Pink Moon April 2026 (Freepik)

 

Fenomena Pink Moon merupakan fase bulan purnama yang terjadi pada awal April 2026. Meski bernama Pink Moon, bukan berarti Bulan akan menjadi berwarna merah muda. Menurut The Old Farmer's Almanac, nama Pink Moon berasal dari bunga liar yang mekar di awal musim semi dan berasal dari Amerika Utara bagian timur, Phlox subulata, yang umumnya dikenal sebagai creeping phlox atau moss phlox.

Bunga yang sering disebut "moss pink" ini diketahui sedang mekar penuh sekitar waktu Bulan Purnama di bulan April. Selain Pink Moon, Bulan Purnama April juga memiliki beberapa nama lain seperti "Breaking Ice Moon" (Algonquin) dan "Bulan Saat Sungai Kembali Dapat Dilayari" (Dakota) merujuk pada mencairnya es dan meningkatnya aktivitas di awal musim semi.

Kemudian, ada juga yang menyebutnya Bulan Tunas Tumbuhan dan Semak (Tlingit) serta Bulan Rumput Merah Muncul (Oglala) yang menyoroti pertumbuhan tanaman yang akan segera berkembang pesat. Nama-nama lain berfokus pada kembalinya hewan-hewan tertentu, seperti Bulan Saat Bebek Kembali (Lakota), Bulan Saat Angsa Bertelur (Dakota), dan Bulan Katak (Cree).

Sementara itu, Bulan Ikan Sucker (Anishinaabe) menandai waktu panen ikan sucker, yang kembali ke sungai atau danau dangkal untuk bertelur. Legenda mengatakan inilah saat ikan kembali dari dunia roh untuk membersihkan air dan makhluk di dalamnya.

Jadwal Pink Moon April 2026 di Indonesia

Berdasarkan data fase bulan, purnama akan terjadi pada 2 April 2026 dengan waktu puncaknya sekitar pukul 09.11 untuk wilayah Indonesia bagian barat. Dengan demikian, fenomena Pink Moon bisa disaksikan sejak Rabu malam hingga hari berikutnya.

Mengutip situs astronomi Time and Date, fase Full Moon atau bulan purnama terjadi pada 2 April 2026 dan dapat diamati sejak malam 1 April hingga malam 2 April waktu setempat. Bulan purnama umumnya terlihat jelas setelah Matahari terbenam hingga menjelang dini hari.

Pada periode tersebut, masyarakat di Indonesia dapat mengamati Pink Moon di langit timur saat bulan terbit dan bergerak ke arah barat hingga pagi hari. Pengamat dapat melihat piringan Bulan yang cerah dan bulat di arah timur pada malam hari, tepat di atas kepala pada tengah malam, dan di arah barat sesaat sebelum Matahari terbit.

Dikarenakan Bulan Purnama berada kira-kira di sisi berlawanan dari Matahari, ia biasanya muncul di dekat cakrawala timur saat Matahari terbenam dan tetap terlihat di langit hampir sepanjang malam, lalu terbenam menjelang Matahari terbit.

Cara Mengamati Pink Moon April 2026

Merujuk laman Observatorium Bosscha ITB, fenomena Pink Moon dapat diamati tanpa teleskop karena termasuk fase bulan purnama yang cahayanya terang. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pengamatan lebih optimal.

Berikut tips mengamati Pink Moon:

  1. Pilih lokasi dengan langit terbuka dan minim polusi cahaya
  2. Amati setelah Matahari terbenam hingga tengah malam
  3. Gunakan kamera atau teleskop sederhana untuk hasil lebih jelas
  4. Pastikan cuaca cerah dan tidak berawan
  5. Cari area yang jauh dari lampu perkotaan

Pengamatan bulan purnama relatif aman dilakukan karena tidak memerlukan alat pelindung khusus. Waktu terbaik biasanya saat bulan baru terbit di ufuk timur karena tampak lebih besar dan berwarna keemasan akibat efek atmosfer.

Demikian ulasan singkat mengenai apa itu Pink Moon April 2026, waktu dan cara mengamatinya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.