Cara Cek Desil Kemensos 2026 Secara Online, Cek Status DTSEN dengan NIK

Katadata
Cara cek desil Kemensos 2026
Penulis: Anggi Mardiana
Editor: Safrezi
8/9/2026, 14.18 WIB

Cara cek desil Kemensos 2026 penting diketahui masyarakat yang ingin mengetahui posisi tingkat kesejahteraan keluarga, sekaligus melihat keterkaitannya dengan penyaluran bantuan sosial. Saat ini, laman resmi Cek Bansos Kemensos menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sumber data. Masyarakat dapat melakukan pengecekan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP. 

DTSEN menjadi basis data yang digunakan dalam pencarian data penerima manfaat bansos. Dalam laman resmi Cek Bansos, desil dijelaskan sebagai kelompok kesejahteraan keluarga yang dihitung berdasarkan sejumlah variabel sosial dan ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, serta kepemilikan aset. 

Cara Cek Desil Kemensos 2026 Lewat Website Resmi

Cara cek desil Kemensos 2026 (Katadata)

Masyarakat dapat melakukan cara cek desil Kemensos 2026 melalui situs resmi Cek Bansos. Prosesnya membutuhkan NIK 16 digit yang sesuai dengan data pada KTP. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos melalui cekbansos.kemensos.go.id.
  • Masukkan NIK 16 digit sesuai dengan yang tercantum pada KTP.
  • Masukkan huruf kode atau captcha yang tersedia pada halaman.
  • Apabila kode kurang jelas, gunakan tombol untuk memperbaiki atau me-refresh kode.
  • Klik tombol “CARI DATA”.
  • Tunggu sistem menampilkan hasil pencarian berdasarkan NIK yang dimasukkan.

Laman resmi Kemensos menyebutkan bahwa pencarian data dilakukan menggunakan NIK dan kode verifikasi. Data yang ditampilkan bersumber dari DTSEN. 

Masyarakat sebaiknya memastikan NIK yang dimasukkan sudah benar agar proses pencarian dapat berjalan dengan baik. Selain itu, gunakan laman resmi Kemensos untuk menghindari informasi yang tidak akurat.

Arti Desil 1 sampai 10 pada DTSEN

Setelah mengetahui cara cek desil Kemensos 2026, penting memahami arti dari setiap kelompok desil. Sistem desil membagi keluarga di Indonesia ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Setiap desil mencakup sekitar 10 persen keluarga. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi. Secara umum, urutannya adalah:

  • Desil 1: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
  • Desil 2: kelompok 10 persen berikutnya.
  • Desil 3: kelompok kesejahteraan pada urutan ketiga.
  • Desil 4: kelompok kesejahteraan pada urutan keempat.
  • Desil 5: kelompok kesejahteraan pada tingkat menengah.
  • Desil 6: kelompok kesejahteraan di atas kelompok menengah.
  • Desil 7: kelompok kesejahteraan yang lebih tinggi.
  • Desil 8: kelompok kesejahteraan tinggi.
  • Desil 9: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tinggi.
  • Desil 10: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Perlu dipahami bahwa desil bukan sekadar ditentukan berdasarkan penghasilan. Laman Cek Bansos menjelaskan bahwa pengelompokan mempertimbangkan variabel sosial ekonomi yang mencakup informasi individu, kondisi perumahan dan kepemilikan aset. 

Desil yang Berkaitan dengan Bantuan Sosial

Desil digunakan sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran program bantuan sosial. Berdasarkan informasi pada laman resmi Cek Bansos, keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako.

Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Namun, posisi desil tidak otomatis berarti seseorang pasti menerima bantuan karena penetapan penerima tetap mengikuti ketentuan dan proses verifikasi yang berlaku. 

Dengan demikian, masyarakat sebaiknya tidak menyimpulkan bahwa semakin rendah desil berarti otomatis mendapatkan seluruh jenis bansos. Desil berfungsi sebagai salah satu dasar penentuan sasaran program.

Desil DTSEN Bisa Berubah

Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa hasil desil bukan data yang bersifat permanen. Laman resmi Cek Bansos menyebutkan bahwa desil bersifat dinamis. Apabila data yang tercantum tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial.

Pemutakhiran juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Selanjutnya, perhitungan desil akan dilakukan kembali oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara berkala.

Karena itu, masyarakat yang mengalami perubahan kondisi sosial ekonomi sebaiknya memastikan data yang tercatat sesuai keadaan sebenarnya. Pembaruan data penting agar penentuan sasaran program sosial dapat dilakukan dengan lebih tepat.

Mengetahui cara cek desil Kemensos 2026 dapat membantu masyarakat memahami posisi kesejahteraan keluarga dalam DTSEN dan melihat keterkaitannya dengan sasaran bantuan sosial. Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos dengan menggunakan NIK 16 digit, sementara hasil desil dapat berubah mengikuti pemutakhiran data dan perhitungan BPS. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.