Pedagang Keluhkan Penjualan Lesu saat Ekonomi Naik, Ini Penjelasan Purbaya

Ade Rosman
8 September 2026, 16:53
purbaya,
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait keluhan para pedagang kecil yang mengaku penjualannya lesu meski pertumbuhan ekonomi meningkat. Purbaya mengaku sempat terjadi gangguan dalam transmisi kebijakan fiskal dan moneter ke perekonomian.

“Kalau mereka refer ke bulan mungkin April, Mei, Juni mungkin iya ada gangguan sedikit di transmisi kebijakan yang dijalankan oleh fiskal dan moneter pada waktu itu,” kata Purbaya kepada wartawan di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9).

Purbaya mengklaim, kondisi transmisi kebijakan mulai kembali normal sejak Juli dan berlanjut hingga Agustus 2026. Ia memastikan likuiditas yang seharusnya berada di dalam sistem perekonomian telah kembali masuk ke sistem.

“Juli, Agustus sudah dikembalikan lagi, September juga sudah dikembalikan lagi. Uang yang harusnya ada di sistem sudah dipastikan masuk ke sistem, jadi harusnya ke depan akan lebih bagus lagi,” katanya.

Ia menjelaskan, transmisi kebijakan yang membaikdapat membuat efek pertumbuhan ekonomi semakin terasa di sektor riil, terutama untuk masyarakat dan pelaku usaha kecil. Hal ini karena peredaran uang akan meningkatkan aktivitas konsumsi hingga usaha masyarakat.

“Saya yakin kalau kebijakan pemerintah Pak Prabowo dijalankan terus dengan sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter yang baik, itu akan membaik terus,” kata dia.

Purbaya memperkirakan pertumbuhan ekonomi yang semakin cepat, akan mulai dirasakan oleh masyarakat kelas menengah bawah secaara bertahap. Purbaya juga menilai ekonomi Indonesia mulai menunjukkan pembalikan arah setelah sempat mengalami perlambatan. Ia bahkan mengklaim Indonesia telah mulai keluar dari apa yang disebutnya sebagai ‘kutukan pertumbuhan 5%.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,39% pada kuartal IV 2025, kemudian tumbuh 5,61% pada kuartal I 2026. Namun, pertumbuhan kembali melambat menjadi 5,29% pada kuartal II 2026 akibat adanya gangguan global.

Meski demikian, Purbaya optimistis ekonomi Indonesia dapat kembali bergerak menuju pertumbuhan 6%. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2026 dapat mendekati target tersebut.

“Saya pikir kuartal keempat tahun ini pertumbuhannya bisa mendekati 6%,” kata Purbaya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...