Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar ajang balap mobil listrik Formula E pada 6 Juni 2020. Dengan adanya even ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap bisa mendorong masyarakat menggunakan kendaraan berbasis ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik.

Pemprov harus menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk gelaran bergengsi ini. Total anggaran mencapai Rp 1,16 triliun, yang terdiri dari setoran sebesar 20 juta poundsterling kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA) Formula E hingga penyelenggaraan dan asuransi.

Besarnya anggaran ini pun menuai polemik dalam perencanaan APBD DKI Jakarta. Pemerintah DKI diharapkan dapat menghitung keuntungan yang diperoleh jika memaksaan balapan mobil listrik kelas dunia ini. Apa untung ruginya?