Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengakui dirinya menghadiri bahkan menggelar pesta saat negara tersebut tengah melakukan lockdown pada tahun 2020. Johnson mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.