Bradley Cooper Ditodong Pisau Saat Naik Kereta Bawah Tanah

Instagram/@bradleycooperroffical
Bradley Cooper
30/11/2021, 12.59 WIB

ZIGI – Bradley Cooper mengungkapkan soal insiden ditodong pisau di New York City, Amerika Serikat. Aktor A Star Is Born ini mengatakan bahwa kala itu ia akan menjemput anaknya, Lea De Seine Shayk Cooper di sekolah.

Di perjalanan, ia diserang dengan menggunakan pisau dan Bradley mengaku sangat ketakutan. Penasaran dengan ceritanya? Yuk simak artikel di bawah ini sampai habis!

Baca Juga: Dekat Dengan Kanye West, Ini 5 Mantan Pacar Irina Shayk

Bradley Cooper Cerita Insiden Ditodong Pisau

Meski namanya melejit, Bradley Cooper tak malu untuk menggunakan transportasi umum ketika berpergian. Sayangnya, di bulan Oktober 2019 ia sempat mengalami kejadian menakutkan ketika hendak menjemput Lea De Seine Shayk di sekolahnya.

Dalam podcast Dax Shepard baru-baru ini, Bradley mengatakan bahwa ia sempat ditodong pisau ketika berada di kereta bawah tanah. Dia mengaku tidak fokus pada jalanan dan memilih untuk memainkan ponsel.

“Aku biasa berjalan di sekitar New York City sepanjang waktu dengan headphone ini. Ini waktu sebelum pandemi. Aku berada di kereta bawah tanah sekitar pukul 11.45 untuk menjemput Lea di pusat kota di sekolah Rusia dan aku tiba-tiba di todong pisau,” ungkap Bradley dikutip Zigi.id dari US Magazine pada Selasa, 30 November 2021.

Awalnya, Bradley mengira bahwa orang yang menghampirinya ingin meminta foto. Ia terkejut ketika orang yang mendatanginya itu memiliki pisau dengan panjang sekitar tiga inci.

 

Bradley Cooper Berhasil Kabur dan Lapor Polisi

Bradley mengatakan bahwa dia tidak mendengar apa yang dikatakan oleh si penodong tersebut. Hal itu lantaran aktor 46 tahun ini tengah mendengar musik melalui headphone.

“Aku tidak ingat musik apa yang aku dengarkan waktu itu. Ketika aku melihat ke atas, aku melihat mata orang itu, dan aku terpesona oleh betapa mudanya dia,” sambung mantan pacar Irina Shayk ini.

Melihat bahaya menyerangnya, Bradley pun langsung berlari dan bersembunyi. Dia juga langsung mengeluarkan handphone dan berencana untuk memotret siapa orang yang menyerangnya tersebut. Namun, dia melarikan diri setelah beberapa kali Bradley berhasil memotret.

“Aku mengeluarkan teleponku. Dia melompat, melarikan diri. Aku mengambil foto dia. Lalu aku mengejarnya menaiki tangga. Dia mulai berlari ke 7th Avenue. Aku mengambil dua foto dia lagi,” kenang Bradley.

Aksi kejar-kejaran itu membuat Bradley menabrak sebuah mobil polisi. Ia pun langsung melaporkan kejadian yang dialaminya dan pihak kepolisian sangat syok karena takut Bradley terluka.

“Aku menabrak dua petugas polisi di sebuah SUV, menunjukkan kepada mereka foto itu. Dia berkata 'Apakah Anda ditikam?'. Aku bilang 'Tidak, tidak’. Mereka sangat syok. Kemudian aku kembali ke kereta bawah tanah dan menjemput putriku,” tutupnya.

Beruntung, Bradley tidak mengalami luka di tubuhnya. Terlepas dari itu, Bradley Cooper juga akan kembali terlihat di layar lebar dengan membintangi film Nightmare Alley yang direncanakan tayang di bioskop pada 27 Januari 2022.

Baca Juga: Brad Pitt Kritik Angelina Jolie Bawa Anak ke Premier Film Eternals

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.