ZIGI – Korea Selatan akan segera mencabut aturan social distancing di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah dengan mulai mengizinkan konser offline atau pertunjukkan musik apa pun untuk digelar per Senin, 14 Juni 2021 mendatang. Lantas keputusan ini memiliki sederet syarat yang harus dipatuhi masyarakat.

Selama kurang lebih satu tahun belakangan, segala bentuk pagelaran termasuk konser dan fanmeeting dilakukan secara online. Dengan penurunan drastis kasus Covid-19, Korea Selatan mulai mengembalikan segala aktivitas seperti sedia kala. Seperti apa detail dari rencana itu? Simak penjelasannya berikut. 

Korea Selatan Mulai Perbolehkan Gelar Konser Offline

Dilansir dari laman Aju Daily pada Minggu, 13 Juni 2021, Korea Selatan secara resmi mencabut larangan pagelaran konser atau pertunjukan musik di luar ruangan setelah 14 bulan memberlakukan aturan social distancing akibat pandemi Covid-19. 

Mulai hari Senin, 14 Juni 2021, para selebriti Korea dapat kembali menggelar konser offline. Keputusan ini juga menyusul aturan di mana beberapa grup Kpop sudah diperbolehkan menyelenggarakan fan meeting yang kapasitasnya jauh lebih sedikit ketimbang konser. Selain itu, acara musikal yang biasanya digelar dalam sebuah teater kecil juga sudah boleh diselenggarakan.

Konser Offline Dibatasi Hanya 4000 Penonton Tanpa Adanya Teriakan

Meski keputusan ini tentu membawa kebahagiaan bagi banyak orang, tentu ada sederet peraturan yang harus dipatuhi. Pemerintah Korea Selatan memang telah memperbolehkan artis untuk menggelar konser, hanya saja penontonnya dibatasi.

Pagelaran konser hanya boleh dihadiri oleh maksimal 4.000 penonton. Selain harus tetap memakai masker sepanjang acara, para penonton tidak boleh mengeluarkan suara berupa teriakan. Juga dilarang makan atau minum.

Segala aktivitas yang memungkinan membuka masker tidak diperbolehkan. Kursi di ruang konser harus berjarak sekitar satu meter. Lantas otoritas kesehatan berjanji untuk melonggarkan pembatasan secara bertahap atau lebih cepat jika proses vaksinasi telah dilakukan masyarakat secara menyeluruh.

Harapan Baru untuk Industri Musik Korea Selatan

Sebelum memberlakukan peraturan ini, pemerintah sudah mengizinkan pagelaran fanmeeting yang hanya dihadiri 50 orang untuk mencegah penyebaran COVID-19. Konser musik, yang sulit mendapatkan izin, juga sudah boleh digelar. Namun jumlah penonton dibatasi sebanyak 100 orang saja. Jarak kursi juga dibuat lebih jauh, yaitu setidaknya dua meter. 

Kini dengan telah diperbolehkannya konser offline digelar dengan jumlah penonton lebih banyak, seakan memberikan napas bagi industri musik Korea Selata.

Banyak penyelenggara acara telah membatalkan acara dengan ruang konser berukuran kecil terpaksa ditutup. Kerugian finansial dalam industri pertunjukan musik pop domestik diperkirakan mencapai angka 184 miliar won atau setara dengan Rp2,3 triliun dari Februari 2020 hingga Mei 2021. 

Tentu hal ini merugikan para penyanyi. Namun tidak bagi BTS, yang sukses menggelar konser online dan menarik lebih dari satu juta penonton di seluruh dunia dalam dua konser online tahun 2020. Keuntungan serupa juga dialami oleh Blackpink saat menggelar konser online perdana pada 31 Januari 2021 lalu. 

Dengan demikian, pagelaran konser offline di Korea Selatan sudah mulai diperbolehkan per Senin, 14 Juni 2021 dengan syarat hanya boleh dihadiri oleh maksimal 4.000 penonton dengan tetap menjaga jarak dan tidak ada teriakan atau seruan dalam atau luar ruangan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.