Drama Squid Game Direndahkan oleh Pemberitaan Korea Utara

Berbagai Sumber
Squid Game dan Korea Utara
Penulis: Yasmin Karnita
13/10/2021, 13.18 WIB

ZIGI – Popularitas drama Squid Game yang mendunia ternyata sampai ke Korea Utara. Berdasarkan kabar terbaru, negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut menyebut proyek akting Netflix dibintangi Lee Jung Jae dan Jung Ho Yeon ini sebagai dehuminasi masyarakat kapitalis Korea Selatab. 

Pada Selasa, 12 Oktober 2021, outlet media berita Korea Utara bernama Meari menyatakan bahwa drama Squid Game mengungkap realitas masyarakat Korea Selatan di mana orang-orang yang berkuasa selalu menindas rakyat miskin sehingga membuat korupsi merajalela. Berikut berita selengkapnya. 

Baca Juga: Penjelasan Ending Squid Game, Season 2 Masih Dirahasiakan Netflix

Drama Squid Game Diberitakan Media Korea Utara

Drama Squid Game menceritakan tentang sebuah game misterius yang diikuti oleh 456 peserta dengan latar belakang berbeda-beda. Namun satu kesamaan yang mereka miliki yaitu membutuhkan uang. Entah untuk membayar utang, hidup dalam roda kemiskinan, dan masih banyak lagi.

Squid Game memang sangat menyoroti ketidaksetaraan dalam masyarakat. Tujuan sang pencipta Squid Game menciptakan permainan hanyalah untuk kesenangan pribadi. Sedangkan para peserta rela saling membunuh demi mendapat hadiah uang sebesar 45,6 miliar won atau setara dengan Rp543 miliar. 

Lantas dalam pemberitaan Korea Utara, drama Squid Game dinilai sebagai gambaran masyarakat Korea Selatan. Di mana negara tersebut disebut memiliki orang-orang yang suka memangsa yang lemah. Karena hal itu, korupsi menjadi merajalela.

Korea Utara Sebut Squid Game Sebagai Realitas Kapitalis Masyarakat Korsel

Lalu outlet media tersebut juga menyoroti adanya persaingan ekstrem di masyarakat Korea Selatan, sama seperti yang ditunjukkan dalam drama Squid Game. Korea Utara mengatakan bahwa menjadi faktor Squid Game bisa viral seperti sekarang.

"Alasan acara ini mendapatkan banyak popularitas adalah karena menggali realitas masyarakat Korea Selatan yang kapitalis di mana ada persaingan ekstrem untuk bertahan hidup dan yang kuat memangsa yang lemah,” ungkap outlet media Meari dikutip dari Allkpop pada Rabu, 13 Oktober 2021. 

Sebuah penggalan dalam pemberitaan Meari berbunyi, “Korea Selatan adalah masyarakat liar di mana manusia didorong ke dalam persaingan ekstrim dan kemanusiaan musnah,” tulis dalam artikel.

Korea Utara Juga Bahas Tentang Status Orang Kaya di Korea Selatan

Sama seperti yang ditampilkan dalam drama Squid Game, Korea Utara juga menyebutkan bahwa orang-orang kaya raya di Korea Selatan menciptakan ketidakadilan untuk masyarakat.

“Khususnya orang kaya yang menganggap permainan pembantaian yang mengerikan ini sebagai bentuk hiburan, merasakan kesenangan dalam menciptakan aturan permainan di mana yang lemah dapat dimangsa dan harus mati jika tidak menang tempat pertama menunjukkan ketidaknyamanan dan masyarakat yang tidak adil,” tulisnya.

Terakhir, media Korea Utara itu kerap mencaci-maki serta membicarakan hal-hal negatif tentang Korea Selatan, "Realitas Korea Selatan adalah banyak yang didiskualifikasi dari persaingan ketat masyarakat Korea Selatan, dan sangat disayangkan bahwa mereka hidup di dunia di mana orang dinilai hanya berdasarkan uang,” tutupnya.

Komentar Netizen Korea Selatan

Usai mengetahui bahwa drama Squid Game direndahkan di Korea Utara, netizen Korea Selatan langsung memberikan komentar mereka di komuntas online. 

Namun ada satu kejanggalan di mana negara Korea Utara sendiri melarang masyarakatnya untuk menonton tayangan produksi Korea Selatan. Namun melihat pemberitaan tersebut, justru meninggalkan tanda tanya karena sang penulis artikel tampaknya mengetahui jalan cerita drama Squid Game, yang kemungkinan ditontonnya.

Bagaimana mereka bisa menonton ketika media Korea Selatan dilarang? Siapa pun yang menulis berita itu akan dieksekusi,” tulis seorang netizen Korea Selatan di komunitas online, dikutip Zigi.id pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Setidaknya Squid Game memungkinkan peserta untuk menjadi sukarelawan dengan kehendak bebas bukankah kalian memaksa orang-orangmu untuk melakukan sesuai aturan?,” ungkap seorang netizen.

Pemberitaan itu datang dari negara orang yang menjalani Squid Game di mana setiap hari mereka menjalani kehidupan tanpa hadiah uang di akhir,” kata netizen lain.

Apakah Kim Jong Un berlangganan Netflix atau apa? Sepertinya dia menonton semuanya,” timpal seorang netizen.

Sementara itu, drama Squid Game masih menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia bahkan berselang satu bulan sejak tayang perdana di Netflix pada 17 September 2021 lalu. Terbaru, salah satu media Korea Utara mengkritik Squid Game dengan menyebutnya sebagai realitas masyarakat Korea Selatan yang kapitalis.

Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Drama Squid Game Episode 1-9 Sub Indo

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.