ZIGI – Properti termasuk jenis instrumen investasi yang turun temurun mencakup tanah dan bangunan. Kini, generasi milenial Indonesia semakin melek soal investasi jangka panjang. Banyak pembisnis muda yang mulai mengalokasikan sebagian dana untuk berinvestasi pada properti, seperti kebiasaan member BTS.

Investasi properti dianggap memberi keuntungan berlipat ganda dibanding instrumen investasi lainnya. Selain itu, investasi properti memberikan peluang yang sangat menjanjikan. Penasaran kenapa? Berikut adalah lima kelebihan investasi properti.

1. Harga Properti Terus Meningkat

Properti adalah jenis instrumen investasi jangka panjang yang menguntungkan. Hal ini juga dibarengi dengan fakta bahwa harga properti kemungkinan terus meningkat. Setiap tahunnya, investor yang memiliki properti dapat meraup keuntungan sekitar 5 persen hingga 20 persen

Permintaannya pun lebih banyak dibandingkan dengan persediaan yang ada. Semakin banyak penduduk, semakin banyak pula orang yang membutuhkan tempat tinggal. Karena itu, kenaikan harga properti dapat melebihi kenaikan inflasi. Untuk itu, mayoritas dari mereka yang menginvestasikan dananya ke properti tidak mengalami kerugiaan saat membeli.

2. Properti Dapat Disewakan

Jika properti yang dimiliki tidak digunakan, uang bisa terus berputar dengan cara menyewakannya kepada orang lain. Dengan menyewakan properti, dapat membuat kamu menerima keuntungan jangka pendek karena akan terus mendapatkan uang sewa dari sang penyewa. 

Selain meraup keuntungan jangka pendek, kamu juga bisa mendapat keuntungan jangka panjang. Properti yang dimiliki dapat dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Namun alangkah lebih baik jika menunggu beberapa tahun ke depan. Tak heran, banyak pembisnis muda kini mulai mengalokasikan dananya untuk investasi properti. 

3. Mudah Dikontrol Secara Personal

Jenis investasi seperti saham dan reksa dana tidak dapat dikontrol harganya. Naik turunnya harga saham bergantung pada situasi dan kondisi keadaan perekonomian.

Berbeda dengan properti, kamu mempunyai kontrol penuh terhadap investasi yang dimiliki. Terutama saat dapat menentukan harga jual dan sewa, kamu memiliki andil dalam menaikkan atau menurunkan nominal sesuai kondisi. Investasi properti mampu menghasilkan keuntungan secara terus menerus, seiring berjalannya waktu. 

4. Harga Sesuai Inflasi

Kenaikan inflasi sulit untuk dihindari. Namun, jika kamu menginvestasikan dana ke dalam bentuk properti, dapat melindungi keuangan terhadap inflasi.

Saat terjadi inflasi, harga properti pun akan mengalami peningkatan. Harga tanah dan bangunan semakin meningkat setiap tahunnya. Kamu akan tetap meraih keuntungan di tengah terjadinya inflasi. 

5. Keuntungan Tinggi

Dengan berinvestasi properti, kamu dapat meningkatkan nilai keuntungan investasi. Setiap tahunnya, kenaikan harga properti bisa mencapai angka 20 persen. 

Kenaikan harga juga sebenarnya bergantung pada faktor lokasi properti, kondisi, permintaan, dan ekonomi. Tak heran bila banyak pembisnis muda, membangun kekayaan dengan investasi jenis ini. Selain menunggu kenaikan harga properti, kamu pun akan mendapatkan pemasukan tambahan jika properti yang kamu miliki disewakan. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.