Lukisan Robek Bansky Dibeli Rp357 Miliar Pakai Kripto

ABC News
Love in in the Bin dari Bansky
18/10/2021, 18.49 WIB

ZIGI – Sosok Bansky kembali menggembarkan dunia seni. Lukisan robek yang diberi nama Love is in the Bin dilelang, dan berhasil dibeli dengan harga lebih dari Rp357 miliar. 

Ini menjadi rekor pembelian baru hasil karya Bansky. Dan bahkan mengalahkan lukisan Game Changer miliknya yang pada April 2021 terjual hingga Rp335 miliar. Simak berita lengkapnya di sini!

Lukisan Bansky Terjual Lebih dari Rp357 miliar

Hasil karya Bansky yang sempat dihancurkan 3 tahun lalu sekali lagi terjual dengan nilai fantastis, US$25,4 juta atau setara dengan lebih dari Rp357 miliar. Melansir dari CNN pada 18 Oktober 2021, lukisan tersebut awalnya diberi nama Girl with the Balloon. Girl With The Ballon akhirnya dirobek sendiri oleh Bansky dengan menggunakan mesin penghancur yang tersembunyi di balik frame pada lelang 2018 lalu. Kemudian lukisan robek tersebut berrganti nama menjadi Love is in the Bin.

Lukisan robek Bansky dilelang dalam acara Love is in the Bin yang dilangsungkan di Sothebys's Contemporary Art pada 14 oktober 2021. Ini memecahkan rekor penjualan lukisan berjudul 'Game Changer' pada Maret lalu. 

Love is in the Bin merupakan nama baru dari lukisan robek Bansky tersebut. Karya seni tersebut menggambarkan seorang anak perumpuan yang tertutup bingkai lukisan sedang mengejar balon berbentuk hari dan bewarna merah. 

Di bawah lukisan yang tidak terbingkai, tampak bagian bawah lukisan robek karena mesin penghancur kertas. Meski begitu potongan lukisan masih dapat dilihat secara utuh. 

Bagi banyak pengamat, jenis hasil karya Bansky ini merupakan hal baru. Biasanya lukisan ataupun benda seni dijaga agar tidak rusak dan tetap utuh. Namun lewat lukisan robek, Bansky justru meruntuhkan steriotipe tersebut. 

Hingga kini nama pembeli lukisan tersebut belum diketahui. Memnurut CNN, pembeli diidentifikasi sebagai  perempuan Eropa dan klien lama perusahaan lelang. Pembayaran lukisan akan menggunakan mata uang krypto. 

Rekam Jejak Bansky Si Pelukis Jalanan

Sampai sekarang sosok pelukis Bansky tetap menjadi misteri. Banyak penggemar yang berpura-pura menjadi sosok Bansky, meski lantas ketahuan. Sang pelukis lukian robek tersebut diketahui lahir di Bristol, Inggris. Namanya melabung lewat karya The Mild Mild West yang keluar pada 1999. 

Periode tahun 2006 hingga 2007 bisa dibilang sebaga The Bansky Effect. Ini adalah masa ketika banyak artis membeli karyanya dengan harga mahal. Minat terhadap seni jalanan memang lantas meningkat pesat akibat kehadiran Bansky. 

Ia adalah sosok yang memperkenalkan popularitas mural di seluruh dunia. Ia sesekali juga masih menggambar mural di pantai, hingga dinding-dinding di Yerusalem. Ketika lukisan Girl with the Balloon terjual dengan harga luar biasa tinggi, ia sempat berkomentar, “aku tidak percaya kalian membeli sampah ini.”

Lukisan robek Bansky sebenarnya adalah bagian dari gambar yang dihasilkan untuk memberikan dukungan pada beberapa kampanye sosial. Girl With the Balloon lantas direplikasi oleh banyak orang di seluruh dunia. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.