Rusia Tuduh Ukraina Tembak Depot BBM di Wilayahnya, Kyiv Membantah

Rusia menuduh Ukraina melakukan serangan udara terhadap depot bahan bakar di kota Belgorod Rusia pada Jumat (1/4/2022).
Annissa Mutia
2 April 2022, 09:58
S. . Pemandangan asap dari kebakaran depot bahan bakar di kota Belgorod, Rusia, Jumat (1/4/2022).
ANTARA FOTO/REUTERS/Pavel Kolyadin/BelPressa/Handout /HP/dj
S. . Pemandangan asap dari kebakaran depot bahan bakar di kota Belgorod, Rusia, Jumat (1/4/2022).

Rusia menuduh Ukraina melakukan serangan udara terhadap depot bahan bakar di kota Belgorod Rusia pada Jumat (1/4/2022), sebuah insiden yang menurut Kremlin dapat mempengaruhi pembicaraan damai kedua negara. Tetapi, pejabat tinggi keamanan Kyiv membantah bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan dua helikopter Ukraina menghantam fasilitas di Belgorod, sekitar 35 km (22 mil) dari perbatasan dengan Ukraina, setelah memasuki Rusia pada ketinggian yang sangat rendah sekitar pukul 5 pagi waktu Moskow (0200 GMT).

Seperti dilansir Reuters, kebakaran yang diakibatkannya memaksa evakuasi beberapa orang, tetapi pada sore hari Wali Kota Belgorod Anton Ivanov mengatakan dinas pemadam kebakaran sedang memadamkan sisa-sisa api terakhir.

"Tidak ada ancaman bagi kehidupan dan kesehatan manusia. Semua warga dapat kembali ke rumah masing-masing," katanya dalam sebuah unggahan online.

Advertisement

Pejabat tinggi keamanan Ukraina menolak tuduhan Rusia. Belgorod adalah salah satu pusat logistik utama Rusia untuk perang.

"Untuk beberapa alasan mereka mengatakan bahwa kami melakukannya, tetapi menurut informasi kami ini tidak sesuai dengan kenyataan," kata Sekretaris Dewan Keamanan Oleksiy Danilov.

Sebelumnya, juru bicara kementerian pertahanan Oleksandr Motuzyanyk mengatakan dia tidak akan mengkonfirmasi atau menyangkal peran Ukraina.

"Ukraina saat ini sedang melakukan operasi pertahanan terhadap agresi Rusia di wilayah Ukraina, dan ini tidak berarti bahwa Ukraina bertanggung jawab atas setiap bencana di wilayah Rusia," katanya.

Gedung Putih tidak mengomentari tuduhan Kremlin bahwa Ukraina telah mengebom depot itu, kata sekretaris pers Jen Psaki.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Presiden Vladimir Putin telah diberitahu tentang insiden itu. Peskov mengatakan serangan itu dapat membahayakan negosiasi damai Moskow dengan Kyiv.

Rekaman kamera keamanan, dari lokasi yang diverifikasi oleh Reuters, menunjukkan kilatan cahaya yang tampak seperti rudal yang ditembakkan dari ketinggian rendah di langit, diikuti oleh ledakan di tanah.

 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait