Manfaat Kopi untuk Memperkecil Peluang Terinfeksi Covid-19

Ada manfaat kopi untuk memerangi virus corona. Konsumsi kopi dan sayuran dapat memberi perlindungan terhadap Covid-19.
Image title
7 Oktober 2021, 08:30
Manfaat Kopi untuk Memperkecil Peluang Terinfeksi Covid-19
ANTARA FOTO/Fauzan/pras.
Sajian kopi koya, kopi khas Minahasa, Sulawesi Utara saat ini mulai menjadi primadona tersendiri bagi pecinta kopi. Di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, dua sahabat, Real Ogi dan Pedro Pangemanan mengembangkan kopi dari daerahnya agar lebih dikenal di luar daerah.

Studi terbaru menunjukkan ada manfaat kopi untuk memerangi virus corona. Menurut Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) Sri Anggrahini,  konsumsi secangkir kopi dalam sehari bisa memberi nutrisi yang dapat melindungi dari paparan Covid-19.

Dalam pidato ilmiah berjudul “Kopi untuk Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19” pada acara Dies Natalis ke-58 FTP UGM, Selasa (21/9), Sri memaparkan, di dalam kopi banyak terkandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi, sehingga dapat membantu memerangi virus yang masuk dalam tubuh. 

Sri merujuk pada studi yang dipublikasikan Northwestern University, Chicago, pertengahan Juli 2021 lalu. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui peran nutrisi dalam memberi imun, secara khusus Covid-19.

Temuan utama dari studi ini menyatakan, konsumsi kopi dan sayuran dapat memberi perlindungan terhadap Covid-19.  

“Menurut penelitian tersebut, meminum secangkir kopi setiap hari efektif mengurangi peluang terinfeksi Covid-19. Yaitu memiliki risiko 10 persen lebih rendah terinfeksi dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi sama sekali,” ujar Sri.

Minum kopi juga dikaitkan dengan risiko pneumonia yang lebih rendah terhadap orang lanjut usia. Tidak hanya itu, Sri mengatakan, kopi bisa digunakan untuk mendeteksi seseorang terkena Covid-19 atau tidak. 

“Umumnya penderita Covid-19 mengalami gejala hilangnya indera penciuman atau anosmia. Kopi bisa digunakan untuk mendeteksi gejala tersebut karena memiliki rasa dan aroma yang kuat,” tambahnya.

Temuan teranyar ini mendukung banyak penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa kopi bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini karena adanya kandungan polifenol dan fenolik yang memiliki sifat antioksidan. 

Meski mampu meningkatkan kekebalan tubuh, namun dianjurkan tidak mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong. “Minum kopi saat perut kosong bisa memungkinkan naiknya kadar gula darah, asam lambung, dan risiko kena sakit maag,” ujar Sri.

Ia juga mengingatkan, kalau penelitian ini belum membuktikan hubungan sebab-akibat langsung antara kopi dan Covid-19. Oleh karenanya dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

“Penelitian memang menemukan minum kopi bisa menurunkan risiko Covid-19. Namun secara sendiri kopi juga tidak bisa serta merta menurunkan risiko Covid-19,” tegasnya. 

Mengonsumsi kopi baiknya juga diimbangi dengan pola makan sehat. Para peneliti menyarankan, memakan banyak sayuran dan mengurangi konsumsi daging olahan juga dapat mengembangkan kekebalan yang lebih baik terhadap virus.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait