Puluhan Dokter Gugur karena Covid-19

Banyaknya dokter yang meninggal lantaran Covid-19 disebabkan jumlah pasien yang terus meningkat. Hal ini membuat tenaga kesehatan kewalahan.
Image title
Oleh Yosepha Pusparisa
17 Agustus 2020, 11:00

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat, sekurangnya ada 74 dokter yang meninggal selama pandemi hingga Selasa 4 Agustus 2020. Mereka wafat dalam status terkonfirmasi positif maupun suspek Covid-19.

Kematian dokter paling banyak ada di Jawa Timur. Provinsi dengan tingkat kepositifan tertinggi di Jawa itu kehilangan 22 dokternya. Jakarta ada di bawah Jawa Timur yang terdapat 11 orang dokter meninggal dunia.

Banyaknya dokter yang meninggal lantaran Covid-19 disebabkan jumlah pasien yang terus meningkat. Hal ini membuat tenaga kesehatan kewalahan. “Jumlah dokter yang relatif sedikit membuat beban pelayanan semakin tinggi,” kata anggota bidang kesekretariatan, protokoler, dan humas Pengurus Besar IDI Halik Malik pada Sabtu (8/8).

Pemerintah memberikan insentif dan santunan bagi tenaga medis dan kesehatan. Tiap posisi mendapat porsi yang berbeda, berkisar Rp 5 juta-15 juta per bulan. Sementara santunan kematian sebesar Rp 300 juta per orang.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.