Ribuan Warga Positif Covid-19 Terdeteksi Berkeliaran di Ruang Publik

Aplikasi PeduliLindungi menemukan ribuan orang yang terindikasi positif Covid-19 berada di tempat-tempat publik. Masyarakat perlu meningkatkan protokol kesehatan saat di luar rumah.
Dwi Hadya Jayani
16 September 2021, 08:30

Aplikasi PeduliLindungi berhasil mendeteksi warga yang terindikasi positif dan memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19. Alih-alih melakukan isolasi, mereka justru berkeliaran di ruang-ruang publik seperti mal dan tempat makan.

Hingga 12 September 2021, aplikasi tersebut mencatat terdapat 3.830 warga yang diketahui positif Covid-19. Mayoritas atau 3.224 warga yang berstatus hitam terdeteksi di sektor perdagangan.

Rinciannya, 3.161 orang berada di mal dan tenan mal, sementara 63 orang di tenan atau outlet mandiri. Kemudian, ada 373 warga berstatus hitam yang teridentifikasi berada di sektor perkantoran atau pabrik. Rinciannya, 348 orang berada di pabrik dan 25 orang di gedung perkantoran.

Sebanyak 126 warga berstatus hitam berada di sektor pariwista dengan 15 orang di hotel, 13 orang di bar dan kafe, 41 orang di tempat olahraga, 55 orang di restoran, dan dua orang di museum seni. Terakhir, 107 warga berstatus hitam yang terdeteksi di sektor transportasi.

Berdasarkan temuan tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama yang sedang terjangkit. Protokol kesehatan mencakup memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air mengalir. Kemudian, masyarakat diharapkan untuk mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.