Gelombang Ketiga Covid-19 Masih Mengintai

Meski jumlah kasus sedang turun, Indonesia tetap perlu mewaspadai potensi terjadinya gelombang ketiga Covid-19.
Image title
27 September 2021, 15:08

Kasus Covid-19 di Indonesia sudah cenderung menurun. Namun, para epidemiolog memprediksi gelombang ketiga corona bakal terjadi pada momentum libur Natal dan tahun baru mendatang.

Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan, gelombang ketiga Covid-19 sangat mungkin terjadi. Hal ini karena mayoritas masyarakat Indonesia belum mempunyai imunitas untuk melawan virus atau tingkat vaksinasi yang masih cukup rendah.

Tercatat, cakupan vaksinasi penuh di tanah air baru mencapai 23,4% dari target sasaran dan 17,9% dari total penduduk menurut data Kementerian Kesehatan pada 26 September 2021.

Selain itu, munculnya varian Delta dan varian Covid-19 lainnya juga membuat kondisi rentan dan mendorong potensi terjadinya pandemi Covid-19 gelombang ketiga.

“Ini yang harus dipahami dan tidak ada negara yang meskipun vaksinasinya sudah lebih dari 60% bisa menghindari gelombang ketiga,” ujar Dicky dikutip dari Kompas.com, Selasa 21 September lalu.

Dicky mengatakan, potensi Indonesia mengalami gelombang ketiga juga dilihat dari angka kematian dari Covid-19 yang masih tinggi di tingkat Asia Tenggara, meski di tingkat nasional terjadi penurunan. Selain itu, menurut dia, kapasitas testing, tracing, dan treatment (3T) di tanah air juga masih rendah.

Oleh karena itu, masyarakat tetap perlu menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari gelombang ketiga Covid-19. Salah satu caranya yakni dengan memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan sabun (3M). Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.