Indosat dapat Komitmen dari Bank Mandiri Rp 1 Triliun

Image title
Oleh
9 Juni 2014, 11:20
Indosat KATADATA | Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin
KATADATA | Arief Kamaludin

KATADATA ? Direktur Utama PT Indosat Tbk alexander Rusli mengatakan dalam dua pekan lagi perseroan akan mencapai kesepakatan pinjaman dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Nilai pinjaman tersebut akan mencapai Rp 1 triliun. Alexander menyebutkan tenor pinjaman tersebut berjangka dua tahun.

Dia menuturkan, pinjaman tersebut akan mendanai sebagian dari utang jatuh tempo perseroan pada semester I-2014 senilai total Rp 2,22 triliun. Sisanya akan dipakai dari kas internal. ?Ini sebetulnya bukan pinjaman baru, hanya memperbarui fasilitas pinjaman yang lama,? katanya seperti dikutip Investor Daily, Senin (9/6).

Utang jatuh tempo Indosat sebesar Rp 2,22 triliun terdiri dari utang RCF-Mandiri senilai Rp 1,5 triliun, Obligasi VII Seri A senilai Rp 700 miliar, dan Sukuk Ijarah IV sebesar Rp 28 miliar. Outstanding utang senilai Rp 2,22 triliun itu menyusul pelunasan utang sebesar Rp 1,63 triliun yang sudah dilaksanakan pada 30 Mei 2014. Utang pada waktu itu dibayar dari kas internal dan hasil penjualan 5 persen saham di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk senilai Rp 1,39 triliun.

Selain Rp 2,22 triliun, Indosat juga harus melunasi sisa utang jatuh tempo pada kuartal III-2014 sebesar US$ 21,14 juta. Perseroan juga berencana melunasi utang tersebut dari pinjaman asal PT Bank Central Asia Tbk. ?Kami masih penjajakan dengan BCA. Kemungkinan semester II baru dapat,? kata Alexander.  

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
    News Alert

    Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

    Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
    Video Pilihan

    Artikel Terkait