Idul Fitri, Prabowo Silaturahmi ke Jokowi dan Megawati
Merayakan Hari Idul Fitri umumnya warga keliling untuk bersilaturahmi menemui keluarga terdekat. Bahkan, banyak masyarakat di Indonesia rela menghabiskan waktunya dengan kemacetan, untuk menjalankan tradisi mudik di kampung halaman.
Namun tradisi berbeda justru diperlihatkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Seharian ini, Prabowo bersilaturahmi keliling menemui para tokoh dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Pagi tadi Prabowo menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta. "Memang sudah tradisi kami hari pertama kita silaturahmi kepada pemimpin kita, kepada Presiden kita dan saya mendapat kehormatan diterima pagi hari ini," ucap Prabowo setelah menemui Presiden Jokowi, seperti dikutip dari channel Youtube Sekretarian Negara, Senin (2/5).
Menurut Prabowo, merupakan kehormatan besar dapat diterima Presiden Jokowi beserta keluarganya pada Hari Raya Idul Fitri.
Pada kesempatan ini, Presiden menjelaskan bahwa pertemuan mereka berlangsung santai sambil memakan opor ayam, dan keduanya juga tidak membahas persoalan negara ataupun politik.
"Kami banyak berbincang-bincang tetapi hal-hal yang ringan-ringan. Bukan politik, ekonomi juga tidak," ucap Jokowi.
Setelah menemui Jokowi, siang harinya Menteri Pertahanan telah tiba di Jakarta untuk bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri. Prabowo terlihat memasuki kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
Pada pertemuan ini, Megawati tampak didampingi dua anaknya, yaitu Puan Maharani dan Prananda Prabowo. Sementara Prabowo Subianto membawa putranya, Didit Hediprasetyo.
Simak juga data mengenai elektabilitas elit partai politik:
Menurut Puan, pertemuan kedua tokoh ini merupakan bagian dari silaturahmi, dan tidak berhubungan dengan politik.
"Diskusi santai, ikut merasakan kegembiraan rakyat Indonesia berlebaran tahun ini, setelah 2 tahun dalam kondisi pandemi covid-19 yang berat dan menantang," jelas Puan melalui akun Instagram pribadinya, Senin (2/5).
Hal senada juga diungkapkan Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto. Menurutnya, silaturahmi di antara kedua ketua umum tidak mengarah kepada perbincangan pemenangan Pemilu 2024.
"Ngobrol santai karena suasana Lebaran, bermaaf-maafan. Jadi bicara hal-hal keseharian, tentang makanan, kesehatan," kata Hasto Kristiyanto, Senin (2/5/2022).
