Top Stories: Dampak Ekonomi Cina ke Bursa, Wacana Dewan Media Sosial
Perekonomian Cina mulai lesu pada kuartal kedua 2023 imbas melemahnya permintaan di dalam dan luar negeri.
Biro Statistik Nasional menunjukkan produk domestik bruto Cina tumbuh hanya 0,8% selama periode April-Juni dibandingkan kuartal sebelumnya. Secara tahunan, PDB meningkat 6,3% pada kuartal kedua, tetapi angka ini masih jauh di bawah perkiraan pertumbuhan 7,3%.
Indikator lainnya, ekspor Cina anjlok 14,5% pada Juli 2023 dibandingkan tahun lalu, dan menjadi penurunan terdalam sejak Februari 2020. Sementara Impor anjlok 12,4%, penurunan terdalam sejak Mei 2020.
Kondisi ekonomi Cina yang lesu akan memberikan dampak terhadap ekonomi Indonesia, salah satunya adalah terhadap pasar saham.
Analisis mengenai imbas pelemahan ekonomi Cina menjadi salah satu artikel dengan minat baca tinggi atau Top Stories. Tak hanya itu, simak juga ramalan mengenai penguatan rupiah, serta wacana pembentukan Dewan Media Sosial.
Berikut Top Stories Katadata.co.id:
1. Ekonomi Cina Mulai Lesu, Apa Dampaknya ke Pasar Saham Indonesia?
Perekonomian Cina mulai lesu pada kuartal kedua 2023 imbas melemahnya permintaan di dalam dan luar negeri.
Melansir Reuters, data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional menunjukkan produk domestik bruto Cina tumbuh hanya 0,8% pada bulan April-Juni dari kuartal sebelumnya, berdasarkan penyesuaian musiman. Secara tahunan, PDB meningkat sebesar 6,3% pada kuartal kedua, meningkat dari 4,5% pada tiga bulan pertama tahun ini. Namun angka tersebut masih jauh dibawah perkiraan pertumbuhan sebesar 7,3%.
Lalu bagaimana dampak pelemahan ekonomi cina kepada pasar saham Tanah Air?
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina melihat, efek pelemahan ekonomi Cina akan mempengaruhi Indonesia sebagai mitra dagang Indonesia. Dengan demikian, permintaan komoditas juga akan terpengaruh.
“Sehingga ini membuat harga komoditas bergerak melemah. Dengan penurunan harga dan permintaan komoditas dari Cina, yang merupakan pemain besar, maka membuat harga saham yang erat kaitannya dengan komoditas akan melemah,” ujar Martha kepada Katadata.co.id, Senin (28/8).
Dengan melemahnya perekonomian Cina, Martha menilai investor asing bisa masuk dan berinvestasi di Indonesia. Dengan syarat Indonesia harus menjaga level pertumbuhan sesuai ekspektasi dan menjaga kestabilan nilai tukar.
Simak analisis lengkap Martha mengenai dampak pelemahan ekonomi Cina ke pasar saham Indonesia.
2. Perbandingan Kecepatan Internet di Indonesia dan Starlink Elon Musk
Layanan internet Starlink milik Elon Musk mulai digunakan di Indonesia. Berikut perbandingan kecepatan internet Starlink dan operator seluler di Indonesia.
Berdasarkan data Speedtest Global Index edisi Juli, kecepatan internet di Indonesia sebagai berikut:
Kecepatan internet mobile atau di ponsel pintar:
- Unduh atau download 24,21 Mbps alias Megabit per detik
- Unggah alias upload 13,38 Mbps
- Latensi atau keterlambatan mengirim data 27 ms atau milidetik
- Peringkat ke 96
Jika ditinjau berdasarkan penyedia layanan internet, kecepatan unduh selama kuartal II sebagai berikut:
- Telkomsel: 28,71 Mbps
- XL Axiata: 20,28 Mbps
- IM3 Ooredoo: 17,16 Mbps
- Smartfren: 17,02 Mbps
- 3: 16,8 Mbps
Untuk mengetahui kecepatan internet Starlink, simak perbandingan kecepatan internet di Indonesia dengan Starlink.
3. Rupiah Diramal Menguat, Pidato The Fed Buka Potensi Inflasi di AS
Rupiah berpeluang menguat hari ini setelah tidak ada kejutan berarti dalam pidato Gubernur The Fed, Jerome Powell akhir pekan lalu. Analis pasar uang Lukman Leong memperkirakan kurs rupiah menguat dengan bergerak di rentang 15.250-15.350 per dolar AS.
Pada pembukaan perdagangan pagi, rupiah melemah tipis 0,01% ke level 15.296 per dolar AS. Namun analis memperkirakan pelemahan hanya berlangsung sesaat.
"Rupiah diperkirakan akan menguat di tengah sentimen risk on dan koreksi pada dolar AS setelah pernyataan Powell di Jackson hole kurang lebih sesuai dengan perkiraan investor," kata Lukman seperti dikutip, Senin (28/8).
Mayoritas mata uang regional melemah seperti baht Thailand 0,32%, ringgit Malaysia 0,23% hingga yen Jepang 0,05%. Sebaliknya, yuan China menguat tipis 0,05% bersama won Korsel 0,08% dan dolar Singapura 0,1%.
Ketahui lebih banyak mengenai ramalan penguatan rupiah karena potensi inflasi di AS.
4. Anggota Paspampres Siksa Pemuda Hingga Tewas, DPR Minta Usut Tuntas
Anggota Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres berinisial Prama RM, diduga menculik dan menganiaya seorang warga sipil berinisial IM (25 tahun) hingga tak bernyawa.
Keluarga korban menyebut, terduga pelaku meminta untuk dikirimkan uang senilai Rp 50 juta. Jika tak dikirim, pelaku mengancam akan membunuh korban dan membuang jasadnya ke sungai.
Jasad pemuda asal Kabupaten Bireuen, Aceh, tersebut sebelumnya ditemukan di sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat (18/8) lalu, dalam keadaan telah bengkak.
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden atau Danpaspampres, Mayor Jenderal TNI Rafael Granada Baay mengatakan satu orang anggotanya kini tengah menjalani penyelidikan atas dugaan keterlibatan penganiayaan. Pemeriksaan dilakukan oleh Polisi Militer Kodam Jayakarta atau Pomdam Jaya.
Penganiayaan yang membuat warga Aceh itu tewas dikecam oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Wakil Ketua Komisi I DPR yang membidangi pertahanan dan keamanan Teuku Riefky Harsya, meminta agar perkara tersebut diusut hingga tuntas.
Simak lebih lengkap kecaman dari anggota DPR mengenai dugaan anggota Paspampres siksa pemuda hingga tewas.
5. Kominfo Siapkan Dewan Media Sosial, Termasuk Awasi TikTok Shop
Kominfo atau Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan pembuatan dewan media sosial. Ini untuk menyikapi keresahan terkait aspek ekonomi di media sosial, termasuk social commerce seperti TikTok Shop.
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi membuka ruang diskusi bagi publik untuk membahas kehadiran dewan media sosial.
Dewan tersebut merupakan usulan dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa alias UNESCO. “UNESCO datang ke Indonesia membawa proposal Social Media Council,” katanya dalam Diskusi Ngobrol untuk Indonesia Maju bersama CT Way dan Total Politik di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (27/08).
Menurut Budi, tawaran dari UNESCO itu merupakan salah satu usulan dalam menyikapi fenomena media sosial yang menimbulkan keresahan di berbagai negara dalam aspek ekonomi.
Dalam aktivitas ekonomi di platform media sosial, Budi mencontohkan disrupsi social commerce seperti TikTok Shop. Sebelumnya sempat viral soal Project S TikTok yang dikhawatirkan mengganggu persaingan bisnis dengan UMKM.
Ketahui lebih banyak mengenai wacana Dewan Media Sosial.
