Siapkan PON 2020, Papua Minta Talangan Rp 1,6 Triliun

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Pingit Aria

19/7/2017, 19.50 WIB

Persiapan Pekan Olahraga Nasional 2020 akan akan dimulai tahun depan.

Jokowi di Jalan Trans Papua
Istimewa
Presiden Joko Widodo mengendarai motor trail di Jalan Trans Papua, Rabu (10/5).

Pemerintah mulai menyiapkan helatan Pekan Olahraga Nasional 2020 yang akan digelar di Papua. Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan, Presiden Joko Widodo akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk persiapannya.

"Karena kebutuhan yang kami minta ditalangi (Pemerintah) pusat untuk 2018 nanti mencapai Rp 1,6 triliun," kata Lukas usai rapat terbatas evaluasi proyek strategis nasional di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (19/7).

Ia menyebut, beberapa proyek infrastruktur seperti revitalisasi bandara Sentani, Jayapura saat ini telah rampung. Begitu pula pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang telah selesai. (Baca juga:  Freeport Belum Bayar Pajak, Gubernur Papua Mengadu ke Jokowi)

Sementara, Presiden Joko Widodo menyatakan, fokusnya saat ini adalah membuka isolasi wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat. Menurutnya, pembukaan daerah terisolir tersebut berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat Papua itu sendiri.

Dalam pembukaan rapat terbatas evaluasi proyek strategis nasional, Jokowi mengatakan, pemerintah saat ini melakukan berbagai cara untuk membuka daerah-daerah yang terisolasi tersebut. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas.

"Selain membuka daerah yang terisolir. Biaya logistik juga akan ditekan," kata Jokowi .

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua untuk memanfaatkan potensi sumber daya di Bumi Cenderawasih tersebut untuk kesejahteraan rakyat. Beberapa potensi yang dapat dimaksimalkan antara lain sektor kehutanan, pertambangan, pertanian, hingga kelautan dan perikanan. (Baca: Pemprov Papua Tagih Tunggakan Pajak Freeport Rp 3,4 Triliun)

"Ini untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan di Papua," kata Presiden.

Secara spesifik, Jokowi meminta Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk mempercepat pembangunan pelabuhan Sorong, Bintuni, hingga Kaimana. Selain itu dirinya juga meminta pengembangan infrastruktur bandara juga dikebut.

"Saya juga minta jalan strategis yang menghubungkan pusat ekonomi juga dikembangkan," katanya.

Reporter: Ameidyo Daud

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan