Vivo Naikkan Harga BBM Jenis Revvo 89 Jadi Rp 6.300

Penulis: Arnold Sirait

4/11/2017, 07.36 WIB

"Kami akan senantiasa melakukan penyesuaian atas harga produk-produk Vivo dengan harga minyak dunia," kata Maldy.

SPBU Vivo
Anggita Amalia|Katadata

Baru sepekan beroperasi, PT Vivo Energy Indonesia mengumumkan kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Revvo 89 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Penyebab kenaikkan harga BBM berkadar oktan 89 ini adalah kenaikkan harga minyak dunia.

Corporate Communication PT Vivo Energy Indonesia Maldi Al-Jufrie mengatakan kenaikkan harga ini mulai berlaku hari ini, Sabtu (4/11). Adapun harga Revvo 89 di SPBU Vivo yang ada di Cilangkap, Jakarta Timur berubah menjadi Rp 6.300 per liter dari sebelumnya Rp 6.100 per liter.

Harga tersebut, sudah berdasarkan perhitungan keekonomian PT Vivo Energy Indonesia. “Kami akan senantiasa melakukan penyesuaian atas harga produk-produk Vivo dengan harga minyak dunia dan akan berusaha memastikan harga keekonomiannya agar selalu bersahabat dengan masyarakat,” kata Maldi kepada Katadata, Jumat malam (4/11).

Meski harga naik, Revvo 89 ini masih lebih murah dibandingkan Premium yang dijual PT Pertamina (Persero). Pertamina menjual Premium di luar Jawa, Madura dan Bali dengan harga Rp 6.450 per liter sesuai yang ditentukan pemerintah. 

Selain itu, Vivo juga berkomitmen membangun SPBU di luar wilayah Jawa, Madura dan Bali, termasuk di daerah tertinggal, terluar dan terdepan. Cucu usaha Vitol ini melakukan komitmen tersebut meskipun sampai saat ini belum secara resmi mendapatkan penugasan dari pemerintah.

Rencananya, 30 November 2017, Vivo akan membuka dan mengoperasikan SPBU di wilayah Pulau Seram. SPBU kedua ini juga akan menjual BBM Revvo 89 dengan harga yang sama dengan wilayah Jawa, Madura dan Bali.

Walaupun pada akhirnya nanti akan memperoleh penugasan dari pemerintah, Vivo berharap pemerintah dapat berlaku adil kepada seluruh pemain di bidang pendistribusian BBM. “Kami mengapresiasi pemerintah atas segala bantuannya terutama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,” kata Maldy.

(Baca: Pemerintah Ancam Tutup VIVO Jika Tolak Bangun SPBU di Indonesia Timur)

Adapun selain Revvo 89, Vivo juga menjual Revvo 90 dan Revvo 92. Namun, jenis itu tidak mengalami kenaikkan harga karena untuk sementara masih memenuhi ekspektasi margin perusahaan.  

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan