PDIP Belum Sepakati Pendamping Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Yuliawati

4/1/2018, 20.08 WIB

Keputusan mengenai posisi Anton bakal ditentukan melalui surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

Ridwan Kamil
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pendopo Wali Kota, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/12)

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hampir dipastikan akan mengusung Ridwan Kamil (Emil) dalam ajang pemilihan gubernur Jawa Barat. Namun hingga kini PDIP belum satu suara menyepakati pendamping Ridwan Kamil.

Salah satu pendamping Ridwan yang digadang-gadang elite PDIP adalah mantan Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen (Pol) Anton Charliyan. Namun, PDIP belum secara resmi mengusung Anton di Pilgub Jabar.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan keputusan mengenai posisi Anton bakal ditentukan melalui surat rekomendasi yang ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

"Kami tetap konsisten yang kami cari adalah pemimpin bukan pengejar kekuasaan," kata Hasto di DPP PDIP, Jakarta, Kamis (4/1). (Baca: SMRC: Elektabilitas Mayoritas Parpol Turun, Hanya PDIP Terus Menanjak)

Salah satu informasi yang beredar, pimpinan PDIP belum satu suara menyetujui Anton maju sebagai perwakilan PDIP dalam ajangan Pilgub Jabar. Selain Anton, Ketua DPD PDI-P Jabar Tubagus Hasanuddin digadang oleh elite DPD PDIP. 

Hasto meminta agar publik bersabar terhadap pasangan calon pilihan partai berlambang banteng tersebut untuk Pilkada Jabar. Saat ini, Hasto menyebutkan jika PDIP tengah merancang pengusungan pasangan calon sebelum diumumkan.

"Segala sesuatunya itu ada titik puncaknya yang itulah sedang dirancang oleh PDI Perjuangan. Jadi mohon bersabar, pada tanggal 7 Januari (diumumkan)," kata Hasto.

Hasto pun membantah isu Emil yang menolak berpasangan dengan Anton. Dia merasa hal tersebut biasa terjadi, terlebih saat ini dinamika terkait pengusungan pasangan calon untuk Pilkada Jabar kian menghangat.

"Berbagai isu tentu biasa terjadi, ada mereka yang mencoba memecah-belah hubungan yang berjalan dengan baik," kata Hasto.

Emil mendapat dukungan dari PDIP, berkat penjajakan yang dilakukannya kepada petinggi partai berlambang banteng tersebut. Saat ini, Emil telah didukung oleh tiga partai politik selain PDIP, yakni Nasdem, PPP, dan PKB.

Ridwan Kamil sebelumnya menyambangi Kantor DPP PDIP, Jakarta pada Rabu (3/1). Emil melangsungkan pertemuan selama dua jam dengan Ketua DPP PDIP Andreas Pereira dan Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Dwi Hartanto.

(Baca: Ridwan Kamil Batal, Golkar Lirik Duet Dedi Mulyadi-Deddy Mizwar)

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha