Pisah dari Go-Jek, Go-Life Rambah 24 Kota

Penulis: Pingit Aria

19/4/2018, 12.03 WIB

Go-Life merupakan penyedia layanan penunjang gaya hidup urban. Aplikasi Go-Life terpisah dari Go-Jek sejak awal tahun lalu.

Go-Life Gojek
ANTARA FOTO/Audy Alwi
Artis Nadine Chandrawinata (kedua kanan) dan Sabai Dieter (kanan) menikmati layanan GO-GLAM disela Campaign "Wanita Masa Kini" dari GO-LIFE yang diselenggarakan GO-JEK, di Jakarta, Rabu (18/4).

Go-Life merupakan penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi seperti pijat (Go-Massage), kebersihan (Go-Clean), perawatan tubuh (Go-Glam), hingga solusi otomotif (Go-Auto). Sejak dilepas dari Go-Jek pada awal tahun lalu, kini Go-Life telah tersedia di 24 kota.

Head of Go-Life, Dayu Dara menyatakan, layanan Go-Life kini bisa dinikmati di 11 kota baru, yakni Solo, Gresik, Tasikmalaya, Banjarmasin, Purwarkarta, Samarinda, Bandar Lampung, Padang, Serang, Batam dan Pekanbaru.

Sebelumnya, Go-Life juga telah hadir di 13 kota besar di Indonesia yaitu Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Balikpapan, Manado, Makassar, Palembang, Sidoarjo, Malang dan Medan.

“Dengan hadirnya GO-LIFE di 11 kota baru ini kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan layanan solusi gaya hidup yang profesional dan sekaligus memberdayakan mitra-mitra sektor informal di kota tersebut,” kata Dara melalui siaran persnya, Rabu (19/4).

(Baca juga: Allianz Suntik Modal Rp 481 Miliar ke Go-Jek)

Tidak hanya memudahkan hidup penggunanya, Go-Life juga memanfaatkan teknologi untuk membantu memberdayakan para mitranya yang kini sudah lebih dari 12 ribu orang. “Lebih dari 60% mitra yang bergabung dengan Go-Life adalah wanita dengan latar belakang kehidupan yang berbeda-beda.”

Dara menyatakan, Go-Life telah membuka lebih banyak kesempatan para pekerja sektor informal seperti terapis pijat, beautician, cleaner serta montir untuk meningkatkan taraf hidup. 

Selain Go-Life, Go-Jek juga berencana memisahkan layanan pembayaran Go-Pay dari aplikasinya.  Rencana ini pernah diungkapkan oleh CEO Go-Jek Nadiem Makarim.

“Go-Pay akan menjadi alat pembayaran tidak hanya untuk transaksi di aplikasi Go-Jek," kata Nadiem dalam konferensi Global Mobile Internet Conference (GMIC) Indonesia 2017, di Indonesia Convention Center (ICE), BSD, Tangerang, Selasa (26/9) lalu.

Jika aplikasi Go-Life menyediakan layanan untuk mendukung gaya hidup, Go-Pay akan mencakup segala fitur pembayaran yang saat ini masih terintegrasi dengan Go-jek. Di antara fitur tersebut adalah Go-Bills untuk membayar berbagai tagihan, serta Go-Pulsa untuk membeli pulsa operator seluler.

Reporter: Pingit Aria

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan