Kontrak Gross Split Blok Merak-Lampung dan Blok Citarum Resmi Diteken
Kontrak Blok Merak-Lampung dan Citarum akhirnya diteken setelah beberapa kesempatan tertunda. Blok Merak merupakan hasil lelang penawaran langsung tahun 2017. Sedangkan Blok Citarum merupakan hasil lelang tahun 2018 melalui skema penawaran langsung.
Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan tertundanya penandantangan ini karena PT Tansri Madjid Energi berubah nama menjadi PT Balmoral Gas. Alhasil, proses penyerahan jaminan pelaksanaan atau performance bond yang harus dibayar ke bank menjadi lama.
Namun, akhirnya proses penyerahan jaminan pelaksanaan itu bisa terlunasi. Balmoral pun melunasi bonus tanda tangan sebesar US$ 500 ribu.
Mengacu data Kementerian ESDM, Blok Merak Lampung berlokasi di daratan dan lepas pantai Banten dan Lampung. Kontraktor blok ini memiliki komitmen pasti berupa eksplorasi Geologi & Geofisika (G & G) dan akuisisi data seismik dua dimensi (2D) 500 km. Total investasinya US$ 1,325. juta.
Selain Merak-Lampung, Kontrak Blok Citarum juga berhasil diteken. Kontraktornya adalah Konsorsium PT Cogen Nusantara Energi dan PT Hutama Wiranusa Energi. "Hari ini tanda tangan dua kontrak bagi hasil gross split, Merak-Lampung dan Citarum," kata Djoko di Jakarta, Kamis (7/6).
Penandatanganan kontrak Blok Citarum juga berliku. Blok ini sempat berpindah tangan dari pemenang lelang blok. Awalnya, pemenang lelang Blok Citarum adalah konsorsium PT Cogen Nusantara Energi dan PT Green World Nusantara.
Namun, saat penandantangan kontrak PT Green World Nusantara mundur. Alhasil, komposisi konsorsium menjadi PT Cogen Nusantara Energi dan PT Hutama Wiranusa Energi.
Menurut Djoko, perubahan seperti itu lumrah terjadi dan diperbolehkan. Namun ia tidak mengetahui alasan perusahaan sebelumnya PT Green World Nusantara mundur dari konsorsium. "Di dalam peraturan perundangan itu diperbolehkan," kata dia.
Blok Citarum berada di daratan Jawa Barat. Komitmen Pasti Eksplorasi di blok ini terdiri dari G & G dan akuisisi data seismik 2D 300 km. Total investasinya senilai US$ 3,750 dan bonus tanda tangan US$ 750.000.
Djoko mengatakan untuk blok hasil lelang penawaran langsung 2018 lainnya yang belum diteken lainnya yaitu East Seram, East Ganal dan Southeast Jambi akan dilakukan bulan depan. "Masih dalam proses dan berjanji bulan depan diselesaikan," kata dia.
(Baca: Tujuh Perusahaaan Akses Dokumen Lima Blok Migas yang Dilelang 2018)
Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial meminta kontraktor yang telah menandatangani kontrak dapat menjalankan komitmen pastinya. Ini untuk meningkatkan cadangan blok tersebut. "Saya minta betul-betul dijalankan komitmen pasti dilakukan," kata dia.
