PGN Pastikan Pipa Bocor di Bojonegara Bukan Miliknya

Penulis: Arnold Sirait

Senin 9/7/2018, 14.59 WIB

Berdasarkan koordinat, lokasi pipa lebih dekat ke kontraktor yang mengalirkan gas dari Pabelokan ke CIlegon.

PGN
Arief Kamaludin | Katadata

PT Perusahaan Gas Negara/PGN Tbk membantah pipa gas yang mengalami kebocoran di perairan Bojonegara bukanlah miliknya. Ini karena lokasi antara pipa yang bocor dan miliknya berbeda.

Sekretaris Perusahaan PGN Rahcmat Hutama mengatakan berdasarkan informasi koordinat didapatkan dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten Senin (9/7) pukul 09.45 WIB. Dalam laporan itu, kebocoran pipa gas di area perairan Bojonegara pada posisi 5o 55' 52" S / 106o 07' 075" E.

Mengacu laporan itu, PGN yakin itu bukan lah pipa miliknya. “Dari plot koordinat, posisi kebocoran tidak berada di jalur pipa PGN, namun lebih dekat pada jalur pipa gas milik produsen yang mengalirkan gas dari Pulau Pabelokan ke Cilegon,” kata dia berdasarkan keterangan persnya, Senin (9/7).

Menurut Rachmat, kepastian itu bukan pipanya juga sesuai dengan hasil koordinasi dan survei KSOP dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Banten. Dalam koordinasi itu, KSOP dan KPLP menghubungi dan koordinasi dengan produsen.

“Didapatkan konfirmasi bahwa pipa produsen yang bocor dan saat ini sudah di-declare kondisi krisis,” ujar Rachmat. Namun, kondisi dan penyebab kebocoran masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan dari produsen.

PGN juga menjamin tidak ada gangguan akibat kebocoran pipa gas tersebut. Hingga kini, kondisi penyaluran Pipa PGN dari LBM-BJN dalam kondisi normal.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher  hingga kini belum bisa memastikan pipa tersebut milik PT Perusahaan Gas Negara/PGN Tbk atau perusahaan asal Tiongkok, CNOOC. Penyebabnya hal tersebut  masih dalam pengecekan.

“Bersama ini di sampaikan preliminary information bahwa telah terjadi kebocoran subsea gas pipeline 20"OD yang mengalirkan gas dari Pabelokan CNOOC ke Cilegon,” kata Wisnu kepada Katadata.co.id, Senin (9/7).  

SKK Migas juga belum bisa memastikan penyebab kebocoran dari pipa tersebut. Alasannya tim masih melakukan investigasi mengenai kebocoran tersebut.

(Baca: Pipa Gas Bawah Laut Pabelokan-Cilegon Alami Kebocoran)

Yang jelas, tim penyelam sudah dikerahkan ke lokasi yang diduga mengalami kebocoran. “Penyebab kebocoran masih under investigation. Diving Support Vessel dan penyelam sedang dalam perjalanan dari Pabelokan ke Cilegon. Laporan lengkap akan disusulkan kemudian,” ujar Wisnu.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha