Gandeng Mattel, Batik Iwan Tirta Akan Dipakai Boneka Barbie

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

2/10/2018, 15.09 WIB

Indonesia memproduksi setengah dari keseluruhan boneka barbie yang beredar di dunia.

Barbie Batik
Katadata/Desy Setyowati
Peluncuran Barbie Kirana yang mengenakan busana batik dari koleksi Iwan Tirta di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (2/10).

Produsen Barbie, PT Mattel Indonesia meluncurkan koleksi terbarunya Barbie Batik Kirana dalam rangka memeringati Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2018 . Mattel pun menggandeng Iwan Tirta Private Collection yang mendesain baju hingga aksesoris Barbie Kirana.

Country Manager Mattel Southeast Asia Ivan Franko mengatakan, peluncuran produk khusus ini juga dalam rangka memperingati 25 tahun Mattel hadir di Indonesia. "Kami merancang dan memproduksi setengah dari seluruh boneka Barbie yang dipasarkan di dunia, di Indonesia," ujarnya tanpa menyebut angka, di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (2/10).

Barbie Kirana ini pun akan lebih dulu dipasarkan di Indonesia. Apabila respons konsumen positif, maka akan dipasarkan secara global.

Dari segi desain, Ivan mengatakan perusahaannya menggandeng Iwan Tirta karena tertarik dengan produk-produknya. Dalam hal ini, Iwan Tirta merancang dua gaya busana dan pola batik untuk Barbie yaitu Kawung Manis dan Sawunggaling Latar Kopi Pecah. Ke depan, ia tak menutup kemungkinan akan ada gaya busana lainnya. "Ini baru awal," ujarnya.

Sejalan dengan langkah ini, Ivan optimistis mainan konvensional memiliki tempat tersendiri di hati konsumennya meskipun permainan dalam jaringan (daring) seperti gim online bermunculan. "Barbie memberikan pengalaman yang private bagi anak-anak," kata dia.

(Baca juga: Dampak Hari Batik terhadap Transaksi di Tokopedia dan Bukalapak)

Meski begitu, ia memandang perlu ada omnichannel seperti menyediakan produk Barbie yang digunakan secara online. Mattel pun sudah menyediakan produk online, seperti Barbie Games. Hanya, ia masih mengkaji perlu tidaknya Barbie Batik Kirana hadir secara online.

Sementara itu, CEO Iwan Tirta Private Collection Widharmika Agung mengatakan, dirinya berminat berkolaborasi dengan Mattel supaya generasi muda mengenal batik. "Misinya sangat selaras," kata dia. "Pak Iwan melihat penting sekali untuk mengamankan generasi ke depannya untuk melestarikan batik. Nah, kami lihat Barbie bisa jadi jembatan relevan supaya anak muda suka dengan batik.

Kehadiran Barbie Batik Kirana juga menjadi sarana untuk memperkenalkan batik secara luas. Apalagi, Barbie diminati anak-anak di banyak negara. Ia menjelaskan, makna dari Kawung Manis adalah harapan untuk selalu bijaksana, rendah hati, dan ingat terhadap leluhur. Sementara motif Sawunggaling Latar Kopi Pecah bermakna harapan bahwa seorang pemimpin sebaiknya berlaku adil dan menjaga keseimbangan sebagai orang yang kuat dan baik hati.

Adapun Barbie Batik Kirana dijual seharga Rp 299.900 per produk. Di dalamnya, sudah termasuk aksesoris tas, kalung, dan sepasang sepatu. Produk ini bisa dibeli secara online di e-commerce dan offline di galeri Iwan Tirta Private Collection serta beberapa departemen store.

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN