Sesi I Bursa Saham, Kelompok Saham Kapitalisasi Besar Menurunkan IHSG

Penulis: Hari Widowati

Jum'at 5/10/2018, 13.29 WIB

Pada perdagangan di pasar spot, rupiah melemah 6 poin menjadi Rp 15.185 per dolar Amerika Serikat (AS).

bursa-saham-1.jpg

Tekanan sentimen negatif dari bursa regional maupun pelemahan nilai tukar rupiah masih berlanjut hingga sesi pertama berakhir. Investor asing masih gencar melepas saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big caps) sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok 0,35% ke level 5.736,7 poin.

Pada perdagangan di pasar spot, rupiah melemah 6 poin menjadi Rp 15.185 per dolar Amerika Serikat (AS). Nilai penjualan bersih yang dicatatkan investor asing mencapai Rp 516,65 miliar. Investor asing melepas saham-saham berkapitalisasi pasar besar, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 81,1 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 67,4 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 50,4 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 40,4 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 20,3 miliar.

(Baca: Tersengat Sentimen Negatif, IHSG Dibuka Melemah 0,04%)

Selain itu, saham yang dilepas asing adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 20,3 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 18,5 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 12,2 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 10,4 miliar.

Indeks saham sektor aneka industri longsor paling dalam 1,18% menjadi 1.203,92 poin. Indeks saham sektor keuangan minus 0,44% menjadi 1.032,44 poin. Sedangkan indeks saham sektor infrastruktur anjlok 0,88% menjadi 1.017,3 poin.

Nilai transaksi saham mencapai Rp 3,39 triliun pada sesi pertama perdagangan Jumat (5/10). Volume saham yang ditransaksikan mencapai 5,92 miliar saham. Sebanyak 121 saham naik, 224 saham turun, dan 113 saham stagnan.

Posisi top gainer masih ditempati oleh PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) dengan kenaikan 12,2 menjadi Rp 460 per saham. Di urutan kedua dan ketiga, PT Citatah Tbk (CTTH) yang harga sahamnya naik 11,02% menjadi Rp 141 per dan PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) yang naik 5,13% menjadi Rp 164.

Adapun posisi top loser ditempati PT MNC Land Tbk (KPIG) dengan penurunan 8,03% menjadi Rp 126 per saham. Saham perusahaan milik Erick Thohir, PT Mahaka Media Tbk (ABBA) juga turun 6,94% menjadi Rp 134 per saham. Di posisi ketiga, ada saham PT Bank Capital Tbk (BCAP) yang rontok 4,69% menjadi Rp 183 per saham.

(Baca:  Dalam Dolar AS, Penurunan Bursa Jakarta Terbesar Ketiga di Asia)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha