Terdorong Musim Panen, Produksi Garam Nasional Lampaui Target

Penulis: Michael Reily

Editor: Ekarina

Rabu 17/10/2018, 19.46 WIB

Produksi garam di tingkat petani hingga saat ini telah mencapai 1,64 juta ton atau lebih tinggi dari target produksi pemerintah sebesar 1,5 juta ton.

Petani garam
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Petani memanen garam di lahan garam desa Santing, Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (31/7).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut jumlah produksi garam rakyat hingga Oktober 2018 telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebanyak 1,5 juta ton. Menurut KKP, produksi garam di tingkat petani hingga saat ini telah mencapai 1,64 juta ton dengan rincian garam produksi rakyat 1,36 juta ton dan garam milik PT Garam sebesar 283 ribu ton.

“Targetnya sudah lebih dan itu bagus,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti kepada Katadata.co.id, Rabu (17/10).

Ketua Asosiasi Petani Garam Rakyat Indonesia (APGRI) Jakfar Sodikin pun membenarkan pernyataan tersebut. Dia mengaku produksi garam petani sudah sekitar 1,4 juta ton pada 17 Oktober 2018.

(Baca: Pemerintah Optimistis Capai Target Produksi Garam 1,5 Juta Ton)

Menurutnya, musim panen garam akan terus berlangsung hingga November mendatang. Sehingga target produksi garam sebanyak 2 juta ton berpotensi tercapai sampai akhir tahun, lebih tinggi  dibanding realisasi produksi tahun lalu yang hanya sekitar 1,3 juta ton.

Jakfar menyatakan harga garam di tingkat petani masih relatif bagus yakni sekitar Rp 1.650 per kilogram di daerah Jawa Timur.

Tak hanya kalangan petani,  PT Garam juga terus menggenjot produksi garam perusahaan hingga mencapai target produksi sebanyak  350 ribu ton. Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko optimistis realisasi produksi garam bakal melebihi target.

(Baca : Karut Marut Lonjakan Impor Garam di Tahun Politik)

Salah satu upaya percepatan produksi garam yaitu dengan memanfaatkan lahan di Bipolo, Kupang seluas 304 hektare. Budi menuturkan saat ini produksi di Bipolo telah mencapai 5 ribu ton. “Targetnya 10 ribu, kami akan genjot dengan teknik pasang pada bulan November,” katanya.

Selain itu, PT Garam juga tengah bekerja sama dengan  Tiongkok untuk pemanfaatan produksi garam laut. Perusahaan juga berkolaborasi dengan riset geologi untuk pemanfaatan garam sumur.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha