Pengembang Belum Hitung Valuasi Kekayaan Intelektual Gim Dreadout

Penulis: Dini Hariyanti

2/1/2019, 17.00 WIB

Nilai penjualan Dreadout sekitar US$ 1 juta.

Rupiah
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Digital Semantika Indonesia belum dapat menyebutkan valuasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) gim Dreadout yang dikembangkannya. Perusahaan lokal ini akan memastikan nilai bisnis kekayaan intelektual saat hendak mencari investor.

Rachmad Imron selaku Presiden Direktur PT Digital Semantika Indonesia menuturkan bahwa pendanaan ke perusahaan selama ini mengalir per proyek. Valuasi kekayaan intelektual dinilai rumit sehingga membutuhkan persiapan detil.

"Valuasi IP (intellectual property) belum dilakukan. Bisnis kami ini relatif masih baru. Potensinya memang cukup besar," katanya kepada Katadata.co.id di sela konferensi pers film Dreadout, Jakarta, Rabu (2/1). (Baca juga: Pacu Bisnis, Pengembang Gim Tingkatkan Kualitas Produk)

Dreadout merupakan karya gim PC tersohor yang dikembangkan Rachmad dan tim. Penjualan permainan ini menyentuh kisaran US$ 1 juta. Dreadout tak berbayar memiliki 2,5 juta pengguna, sedangkan pengunduh berbayar tercatat 500.000.

Digital Semantika Indonesia, akrab dikenal sebagai Digital Happiness, menilai bisnis kreatif subsektor gim di dalam negeri potensial. Pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan permainan menyentuh Rp 76 triliun, tetapi pembelian karya pengembang lokal kurang dari 3%.

"Meskipun pengguna Dreadout dari Indonesia kurang dari 10% total user kami, tetapi kami yakin semakin banyak masyarakat yang mengapresiasi gim karya pengembang lokal," ujar Rachmad. (Baca juga: Potensi Pasar Gim Indonesia Rp 55,5 Triliun pada 2022

Digital Happiness adalah pengembang gim lokal pertama yang berhasil menghimpun pendanaan melalui crowdfunding. Sejak 2014, permainan genre horor Dreadout berkembang ke dalam sejumlah medium, mulai dari gim video, komik, live action, serta adaptasi ke film layar lebar.

(Baca juga: Mengisi 200 Layar Bioskop, Film Dreadout Bidik 1,5 Juta Penonton)

Rachman menyatakan, perusahaannya terus mengeksplorasi warisan budaya Indonesia lantas mengemas ke dalam permainan digital. Digital Happiness adalah game developer lokal pertama kali yang mengembangkan HKI gimnya menjadi film layar lebar.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha