Menteri Kominfo Dorong Lagi Pengenaan Pajak untuk Selebgram

Penulis: Rizky Alika

Editor: Martha Ruth Thertina

9/1/2019, 22.29 WIB

"Kalau perform di televisi misalkan kena pajak, di dunia maya harus dikenakan dong. Harus fair dong," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Rudi Antara
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Menteri Komunikasi dan lnformatika Rudiantara.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara kembali menyerukan tentang pentingnya pengenaan pajak atas penghasilan para selebriti instagram (selebgram). Ini untuk memenuhi prinsip keadilan.

"Kalau perform di televisi misalkan kena pajak, di dunia maya harus dikenakan dong. Harus fair dong," kata dia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/1).

Namun, ia menyerahkan mekanisme pengenaannya kepada Direktorat Jenderal Pajak sebagai institusi yang berwenang. " Bagaimana caranya, ya teman-teman pajak lah. Tapi saya belum tahu apakah akan dikaji," ujar dia.

(Baca: Kylie Jenner Jadi Selebgram Terkaya Dunia)

Selebgram kerap melakukan promosi suatu produk atau endorsement. Dari endorsement tersebut, selebgram memperoleh penghasilan.

Adapun selain kejelasan pajak untuk para selebgram, ada juga pajak terkait perdagangan daring (e-commerce) yang tengah ditengah ditunggu-tunggu. Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) Pajak e-commerce sendiri sudah dikaji sejak 2015.

(Baca juga: Beberapa Poin Regulasi E-Commerce Yang Masih Ditunggu pada 2019)

Pada Agustus 2018, pemerintah kembali intensif mengkaji RPP tersebut. Namun, hingga kini aturan tersebut belum juga terbit.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha