KPU Pastikan Nuansa Debat Pilpres 2019 Lebih Terasa

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Hari Widowati

10/1/2019, 18.41 WIB

Debat antarkandidat akan dimulai sejak segmen kedua hingga kelima. Sebelumnya, debat antarkandidat hanya dilakukan di segmen terakhir.

Jokowi- Ma'ruf Amin serta Prabowo-Sandiaga
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Jokowi dan Ma\'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat mengikuti rapat Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Capres dan Cawapres Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018). \

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan nuansa debat Pilpres 2019 akan lebih terasa dibandingkan dengan debat-debat pada Pilpres sebelumnya. Hal ini lantaran KPU menerapkan mekanisme baru dalam debat tersebut.

"Kami harus yakinkan ke masyarakat, debat ini nuansanya lebih kental dari debat-debat yang pernah kita lakukan terdahulu," kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Kamis (10/1).

Nuansa debat antarkandidat dalam mekanisme baru akan terjadi sejak segmen kedua sampai kelima. Sebelumnya, debat antarkandidat hanya dilakukan pada segmen terakhir.

Arief menjelaskan, pada segmen kedua dan ketiga, para kandidat secara bergiliran akan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh panelis. Kandidat yang sedang tidak diberikan pertanyaan diberikan kesempatan untuk memberi tanggapan.

Pada segmen empat dan lima, para kandidat akan saling melempar pertanyaan. Mereka pun diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan atas jawaban yang diberikan lawannya.

Segmen kedua dan ketiga akan diberikan waktu selama 15 menit 30 detik. Sementara itu, segmen keempat dan kelima diberi waktu masing-masing 13 menit.

"Segmen kedua hingga kelima itu isinya debat antarkandidat. Jadi, sejak awal segmen sudah debat terus," kata Arief.

Pada segmen pertama debat akan diisi penyampaian visi-misi dari para kandidat. KPU memberi waktu selama 23 menit 15 detik untuk para kandidat menyampaikan visi-misi mereka. Karenanya, Arief membantah anggapan KPU tidak memfasilitasi adanya penyampaian visi-misi. "Itu enggak benar, segmen kesatu ada," kata Arief.

(Baca: Kontroversi Visi Misi dan Debat Capres yang Menyudutkan KPU)

Segmen terakhir rencananya diisi dengan dengan pernyataan penutup dari para kandidat. KPU memberikan waktu penyampaian pernyataan penutup untuk kedua kandidat selama 11 menit 30 detik.

Debat Pilpres 2019 bakal diselenggarakan selama lima kali. Debat perdana rencananya diselenggarakan pada 17 Januari 2019. Tema debat perdana adalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Debat kedua bakal diselenggarakan pada 17 Februari 2019 dengan tema energi dan pangan, SDA dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Debat ketiga rencananya diselenggarakan pada 17 Maret 2019 dengan tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan.

Debat keempat diselenggarakan 30 Maret 2019 dengan tema ideologi, pemerintahan, pertahanan, keamanan, dan hubungan internasional. Sementara itu, jadwal debat kelima masih tentatif. Adapun tema yang akan dibahas dalam debat kelima adalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri.

(Baca: Debat Capres Tanpa Perdebatan)

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha