Grab Indonesia Tunjuk Managing Director Perempuan

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

1/2/2019, 19.49 WIB

Neneng Goenadi gantikan Ridzki Kramadibrata.

Grab
Grab
Penyedia layanan on-demand Grab menunjuk Neneng Goenadi sebagai Managing Director Grab Indonesia, Jumat (1/2).

Penyedia layanan on-demand Grab menunjuk Neneng Goenadi sebagai Managing Director Grab Indonesia. Dengan begitu, Ridzki Kramadibrata ditunjuk menjadi President of Grab Indonesia.

Sebelumnya, Neneng memimpin bisnis Accenture di Indonesia sebagai Country Managing Director selama lebih dari lima tahun. Ia bekerja di Accenture selama hampir tiga dekade.

Di Accenture, Neneng pernah menjabat sebagai Head of Inclusion and Diversity Asia Pasific untuk Industry Resources dan Head of Human Capital and Diversity ASEAN. "Saya sangat senang dapat bergabung dengan Grab Indonesia," ujar dia dalam siaran pers, Jumat (1/2).

Dengan peran barunya, Neneng akan fokus untuk meningkatkan seluruh layanan korporasi Grab terhadap mitra pengemudi dan karyawan. Ia juga akan fokus dalam mengelola segmen transportasi untuk Grab Indonesia setelah periode transisi selama enam bulan dengan Ridzki Kramadibrata.

(Baca: Saingi Gojek, Grab Gandeng Hooq Merambah Bisnis Hiburan)

Neneng mengatakan, dirinya telah melihat langsung bagaimana teknologi dapat mengubah dan memperbaiki kehidupan dan bisnis dalam berbagai aspek. "Ini waktu yang sangat baik untuk bergabung dengan Grab, yang telah secara langsung memperbaiki kehidupan jutaan masyarakat di Indonesia," kata dia.

Sementara Ridzki akan fokus menangani hubungan pemerintahan, memimpin inisiatif dan kemitraan untuk ranah keamanan dan dampak sosial. Ridzki juga akan mengambil peran strategis untuk menciptakan lebih banyak sinergi antara berbagai bisnis dan mitra perusahaan untuk membangun satu ekosistem digital.

Ridzki mengatakan, Grab berada pada posisi untuk berkontribusi bagi pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia dalam banyak hal besar dan signifikan. "Kami akan bermitra dengan pemerintah untuk membantu Indonesia menciptakan lebih banyak lapangan kerja, mendorong pertumbuhan startup  dan ekonomi, serta menempatkan Indonesia di peta dunia," katanya.

(Baca: Berbekal Transaksi Rp 125 T, Gojek Raih Tambahan Modal Google)

Saat ini, Grab beroperasi di 222 kota di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Grab juga memimpin pasar ?ride-hailing di Indonesia dengan 60% pangsa pasar di segmen kendaraan roda dua dan 70% pangsa pasar di segmen kendaraan roda empat. Di 2019, Grab juga akan menawarkan layanan hiburan, travel dan kesehatan online.

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha