Maxx Coffee Berencana Buka 30 Gerai Baru Tahun Ini

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

6/2/2019, 13.43 WIB

Saat ini, Maxx Coffee memiliki 88 gerai di 22 kota di Indonesia.

Kopi Gayo
Junaidi Hanafiah/Anadolu Agency
Kopi Gayo terkenal sebagai salah satu kopi terbaik dunia. Dibudidayakan menggunakan pupuk organik dan digerakkan oleh masyarakat lokal, dengan rata-rata kepemilikan lahan yang tidak terlalu luas, sekitar 1-2 hektare.\

Anak usaha Grup Lippo, PT Maxx Coffee Prima berencana membuka 20 hingga 30 gerai baru di Indonesia. Dengan begitu, gerai Maxx Coffee bisa mencapai lebih dari 100 pada akhir tahun ini.

Hanya, CEO Maxx Coffee Indonesia Mehdi Zaidi belum bisa memastikan jumlah gerai yang bakal dibangun. "Karena untuk membangun gerai butuh investasi yang tidak sedikit," kata dia di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Rabu (6/2).

Satu gerai saja, luasnya bisa mencapai 150 hingga 200 meter persegi. Khususnya, untuk flagship store luasnya akan lebih besar dibanding yang lain. Konsep flagship, menurutnya terinspirasi dari masyarakat kontemporer Indonesia dengan karakteristik sebagai individu kreatif, berani, dan menikmati setiap momen.

Konsep seperti inilah yang ingin diterapkan Maxx Coffee tahun ini. "Strategi kami, dengan memberikan pengalaman yang berbeda kepada konsumen. Mereka bisa merasakan momennya," ujar dia. Adapun, Maxx Coffee memiliki satu flaghsip store di Lippo Mall Kemang, Jakarta yang diluncurkan pada akhir 2018.

(Baca: Konsumsi Domestik Rendah, Bisnis Kedai Kopi Terus Prospektif)

Maxx Coffee sendiri berdiri pada 2015. Saat ini, Maxx Coffee memiliki 88 gerai di 22 kota di Indonesia. Gerai baru tersebut pun rencananya bakal dibangun di kota-kota yang peminat kopinya cukup tinggi. "Kami menyasar kota-kota seperti Bandung, Medan, Makassar, dan Surabaya," ujarnya.

Meski begitu, kota kecil namun peminat kopinya besar juga dipertimbangkan oleh Maxx Coffee. Saat ini, Maxx Coffee sudah hadir di beberapa kota seperti Kediri, Kupang, Pangkal Pinang, dan Jambi.

Ia menyadari, persaingan kedai kopi di Indonesia cukup ketat. Namun, ia melihat pertumbuhan akan permintaan kopi tumbuh 20-30% setiap tahunnya. Menurut dia, ada banyak pasar yang masih bisa diraih oleh Maxx Coffee. Namun, ia belum mau menyebutkan berapa pangsa pasar Maxx Coffee di Indonesia.

Adapun pada 2018, Maxx Coffee merilis surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) sebanyak tujuh kali. Yang pertama, MTN Maxx Coffee Prima I/SERI  senilai Rp 39,9 miliar. Yang terakhir atau Seri G nilainya Rp 5,65 miliar.

Secara total, Maxx Coffee merilis MTN senilai Rp 138,92 miliar. Maxx Coffee memberikan kupon bunga 11,5% per tahun. Seluruh MTN itu jatuh tempo pada 16 April 2023.

(Baca: Fore Coffee Raih Pendanaan Rp 127 Miliar dari East Ventures)

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha