Gim Serial Game of Thrones Raup Rp 275 Miliar dalam Sebulan

Penulis: Michael Reily

Editor: Agung Jatmiko

20/5/2019, 11.04 WIB

Sejak dirilis Oktober 2017, gim besutan Warner Bros Interactive Entertainment ini mampu meraup US$ 214 juta.

gim, Game of Throne
WWW.HBO.COM
Ilustrasi, Game of Thrones

Final seri Game of Thrones mampu mendorong gim produksi Warner Bros Interactive Entertainment dengan judul yang sama meraih pendapatan hingga US$ 19 juta atau sekitar Rp 274,7 miliar. Penjualan Game of Thrones: Conquest itu tercatat di App Store dan Google Play hanya untuk April 2019.

Head of Mobile Insights Sensor Tower Randy Nelson menyatakan terjadi peningkatan hingga 90% daripada pendapatan gim pada April 2018. Sejak rilis Oktober 2017, Game of Thrones: Conquest telah menghasilkan US$ 214 juta atau sekitar Rp 3,09 triliun.

Randy menyebutkan capaian gim pada April 2018 juta lebih besar daripada Maret 2018 yang hanya US$ 17 juta di seluruh dunia. "Ada peningkatan signifikan secara tahunan, capaian bulan April lebih besar daripada pengalaman bulan Maret," tertulis dalam laman resmi Sensor Tower, dikutip Senin (20/5).

Pada bulan lalu, negara yang paling banyak melakukan pembelian dalam gim Game of Thrones: Conquest berasal dari Amerika Serikat (AS) dengan porsi 65% atau sekitar US$ 12,4 juta. Posisi kedua ditempati oleh Inggris Raya yang kontribusinya 6% atau lebih dari US$ 1,1 miliar.

(Baca: Langkah Panjang Gim Lokal Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri)

Conquest merupakan gim resmi lisensi Game of Thrones yang punya tipe sama seperti Clash of Clans. Para pemain gim membangun kerajaan dan aliansi dengan berbagai klan besar yang ada di dunia Game of Thrones seperti Stark, Lannister, Greyjoy, serta Targaryen. Gim mendapatkan penilaian 4,3 dalam App Store dan 4,1 di Google Play.

Melansir CNET, Warner Bros Interactive memonetisasi permainan melalui pembelian mata uang dalam gim. Uang dalam gim itu berguna untuk membeli alat spesial dan meningkatkan kemampuan pembangunan kerajaan. Secara rata-rata Sensor Tower menyebutkan rata-rata pemain menghabiskan uang US$ 18 atau Rp 260 ribu.

Meski pendapatan gim sebesar US$ 200 juta merupakan nilai yang besar, angka itu masih jauh dari raihan Pokemon Go sebesar US$ 2 miliar tahun pada September 2018 terhitung sejak Juli 2016. Namun, episode final film seri Gim of Thrones mungkin mampu mendorong raihan pendapatan yang besar untuk gim pada bulan Mei 2019.

(Baca: Lewat Gim DreadOut, Bawa Identitas Lokal ke Tingkat Global)

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan