Luhut Sebut Upaya Pertemuan Antara Jokowi-Prabowo Hanya Soal Waktu

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Sorta Tobing

2/7/2019, 13.20 WIB

Menko Luhut meminta agar proses pertemuan antara Jokowi dan Prabowo jangan terlalu dipaksakan.

pertemuan jokowi prabowo
Arief Kamaludin|KATADATA
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, upaya pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto hanya menunggu waktu yang tepat.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, upaya pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto hanya menunggu waktu yang tepat. Ia meyakini, kedua belah pihak ingin saling bertemu.

Hanya saja, ia meminta agar proses pertemuan ini jangan terlalu dipaksakan.  "Baik-baik saja kok semua. Tidak usah diributkan lagi lah. Kalau Presiden (Jokowi) pasti mau (bertemu). Kalau Pak Prabowo soal waktu saja," kata Luhut saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (2/7).

Selama ini, Luhut mengaku menjalin komunikasi cukup baik dengan Prabowo. "Saya telepon-teleponan sama Pak Prabowo, enggak ada masalah. Kalau waktu enggak usah dipaksain lah. Ini kan momentum Indonesia bagus, jangan kita rusak," kata Luhut.

Wacana pertemuan antara Jokowi dan Prabowo telah muncul beberapa kali. Hal ini awalnya diinisiasi oleh Jokowi setelah pemungutan suara Pemilu 2019 pada 17 April lalu.

(Baca: Jokowi: Rekonsiliasi dengan Prabowo Bisa Sambil Naik Kuda atau MRT)

Kemudian Jokowi kembali mengungkapkan niatannya tersebut pada 24 Mei lalu, dan belakangan saat kunjungan kerja ke Bali pada pertengahan Juni kemarin.

Beberapa elite dan tokoh nasional juga mendorong agar pertemuan tersebut bisa terealisasi. Namun, hingga saat ini, Prabowo belum memberi respons positif terkait ajakan pertemuan dari Jokowi.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, sebelumnya mengatakan, belum mengetahui apakah Prabowo berencana bertemu Jokowi setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan perkara.

Dahnil menilai tidak ada yang perlu direkonsiliasikan antara Prabowo dan Jokowi. Sebab, dia menyebut Pilpres 2019 merupakan kompetisi biasa. "Kompetisi ini kami hadapi dengan ikhlas, cerdas, dengan tuntas. Ini belum tuntas. Jadi kami tuntaskan dulu," kata Dahnil beberapa waktu lalu.

Prabowo sebenarnya terbuka untuk bertemu dengan siapa pun, termasuk Jokowi. Hanya saja, pertemuan tersebut tidak dimaksudkan untuk lobi pembagian jabatan."Tentu frame (pertemuannya) untuk kepentingan publik," kata Dahnil.

(Baca: Usai Pilpres, SBY Sarankan Jokowi dan Prabowo Lakukan Pertemuan)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN