Prospeknya Cerah, Bisnis Logistik Diprediksi Tumbuh Lebih 30% di 2020

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Sorta Tobing

12/7/2019, 16.00 WIB

Estimasi pertumbuhan bisnis logistik bisa mencapai Rp 40 triliun per tahun.

pertumbuhan bisnis logistik
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Ilustrasi bisnis logistik. Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) memprediksi potensi pertumbuhan bisnis logistik bisa mencapai lebih dari 30% hingga 2020.

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) memprediksi potensi pertumbuhan bisnis logistik bisa mencapai lebih dari 30% hingga 2020. Ketua Kompartemen Bidang e-commerce DPP ALFI Yan Henry Joewana mengatakan, potensi ini akan terus bertumbuh, apalagi kini banyak hadir para pemain logistik baru.

Estimasi pertumbuhan sektor tersebut secara menyeluruh bisa mencapai Rp 40 triliun atau lebih per tahunnya. "Sektor logistik di Indonesia sangat menjanjikan dalam peluang bisnis," ujar Yan kepada Katadata.co.id, Jumat, (12/7).

Apalagi, sejak awal tahun ini ada banyak perusahaan logistik yg dapat pendanaan seperti Waresix dan Ritase. Kemudian ada startup logistik asal Singapura, Ezyhaul, yang juga baru mendapat pendanaan dan startup logistik asal Malaysia TheLorry dan dikabarkan bakal masuk Indonesia.

Namun, Yan mengatakan, para pemain baru itu hanya menyentuh satu bagian saja di sisi logisitik, yakni di area transportasi. Sedangkan, untuk bisa menekan biaya logistik di Indonesia, perusahaan logistik perlu menyentuh aspek lain, seperti pergudangan dan pengiriman ke konsumen. "Jadi bukan hanya transportasi point to point saja yang disentuh," ujarnya.

(Baca: Aktivitas Belanja e-Commerce Meningkat, Startup Logistik Kian Menjamur)

Para pemain logistik harus bisa memberikan efisiensi, visibilitas, dan konektifitas yang berkelanjutan (sustainable). Tujuannya, agar mereka dapat menjawab tantangan dan mengambil peluang-peluang bisnis. "Kalau tidak (bisa), hanya jadi model bisnis baru saja yang sifatnya boleh dikatakan mirip broker online, untuk mencocokkan supply dan demand logistik, tidak lebih dari itu," ujarnya.

Sektor e-commerce berkontribusi memberikan pendapatan tinggi untuk bisnis logistik. "Di atas 50% karena memang benar logistik adalah adalah salah satu pilar penting buat kesuksesan e-commerce," ujarnya.

Sependapat dengan Yan, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (iDEA) Ignatius Untung mengatakan, potensi bisnis logistik sangat besar karena terpengaruh dengan pertumbuhan e-commerce di Indonesia. "Ketika e-commerce sedang booming, otomatis dia (sektor industri) juga ikut terbawa," ujar Ignatius.

(Baca: Layani Pengiriman Barang E-Commerce, KJEN Bidik Pendapatan Naik 100%)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha