Hadirnya Prabowo Subianto di Kongres PDIP Sinyal Gabung Koalisi Jokowi

Penulis: Antara

Editor: Ameidyo Daud

5/8/2019, 19.19 WIB

Sinyal bergabungnya Prabowo Subianto ke koalisi pemerintah apabila dirinya datang ke Kongres V PDIP yang digelar tanggal 8 Agustus di Bali

Prabowo Subianto, Kongres PDIP, Megawati Soekarnoputri
Dok. PDIP
Setelah pertemuan dengan Ketua Umum PDIP Megawati, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mendapat undangan datang ke KOngres PDIP.

Kabar datangnya Prabowo Subianto dalam Kongres V PDI Perjuangan pada 8-10 Agustus mendatang diyakini sebagai sinyal bergabungnya Gerindra ke dalam koalisi pemerintah. Apalagi saat ini tiga tokoh yakni Prabowo, Megawati Soekarnoputri, serta Joko Widodo (Jokowi) disinyalir sedang memainkan penjajakan kekuatan politik satu dengan lainnya.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menangkap alarm bahwa kans Prabowo untuk bergabung ke koalisi saat ini besar. Rangkaian pertemuan mulai dari Prabowo dengan Jokowi di Moda Raya Terpadu (MRT) hingga pertemuan diselingi santapan nasi goreng dengan Megawati menjadi pertanda.

“Hadirnya Prabowo sinyal Gerindra hampir masuk koalisi pemerintah Jokowi,” kata Pangi dikutip dari Antara, Senin (5/8). “Sudah 70% Gerindra bergabung.”

(Baca: Tarik Menarik Wacana Bergabungnya Gerindra di Koalisi Jokowi)

Pangi juga melihat Megawati selaku Ketua Umum PDI Perjuangan nyaman bekerja sama dengan Prabowo dan hadirnya Gerindra dalam koalisi akan memberi keuntungan. Apabila mantan Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) tersebut merapat, maka gelombang dominasi tokoh seperti Luhut B. Pandjaitan, A.M. Hendropriyono, hingga Surya Paloh dapat dipatahkan.

“Bisa saja Megawati mulai tidak nyaman melihat cara kerja mereka yang terlalu mempengaruhi Jokowi selama ini,” kata Pangi.

(Baca: Budi Gunawan Jadi Perantara dalam Pertemuan Prabowo dan Megawati)

Pangi mengatakan kehadiran Gerindra dalam koalisi, kemungkinan besar merupakan wujud kabinet plus-plus yang pernah diutarakan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko dapat terbentuk. Ia juga menyebut ke depannya, Mega juga memiliki peluang yang sama untuk bertandang ke tempat Prabowo.

“Tak menutup kemungkinan kalau Megawati berkunjung ke Hambalang,” ujar dia.

Sebelumnya Moeldoko mengatakan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin saat ini sudah pas. Bisa jadi, hasil diskusi antarpartai di koalisi menunjukkan perlu ada anggota baru.

Untuk itu, perlu ada pembahasan lebih lanjut terkait koalisi ini. “Sampai saat ini kami masih yakin penuh bahwa koalisi yang terbangun cukup baik. Bahkan bisa plus plus,” kata Moeldoko akhir Juli lalu.

Sedangkan undangan Prabowo agar datang ke kongres partai banteng disampaikan langsung Megawati saat keduanya bertemu di kediaman Mega pada Juli lalu. Presiden kelima RI tersebut behkan mengklaim Prabowo berkenan hadir.

“Mau dong, kalau mau saya undang, kalau tidak mau tidak apa-apa,” kata Mega saat itu.

(Baca: Kalla Sebut Gerindra Sulit Gabung Jokowi Bila Tak Didukung Koalisi)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN