Asosiasi Pengusaha Sebut Industri Tekstil Butuh Tenaga Kerja Asing

Penulis: Rizky Alika

Editor: Ratna Iskana

11/9/2019, 19.13 WIB

Tenaga kerja asing memiliki kompetensi yang bagus sehingga bisa mentransfer pengetahuan kepada tenaga kerja lokal.

Industri tekstil
ANTARA FOTO/Maulana Surya
Ilustrasi, pabrik tekstil. Industri tekstil membutuhkan tenaga kerja asing.

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai tenaga kerja asing masih dibutuhkan di industri tekstil. Sekretaris Jenderal API Ernovian G. Ismy mengatakan tenaga kerja asing memiliki kemampuan yang baik.

Hal ini bisa membantu kinerja tenaga kerja lokal. "Ada tenaga kerja asing yang oke, kami pakai. Kami butuh transfer pengetahuan," kata Ernovian di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (11/9).

Terlebih, tenaga kerja asing juga memiliki kinerja yang baik. "Mereka tidak pernah arisan, lembur jalan terus," ujarnya. 

(Baca: Asosiasi Sebut Sembilan Pabrik Tekstil Tutup akibat Gempuran Impor)

Ia pun mengatakan industri tekstil memang sudah memakai tenaga kerja asing, namun jumlahnya hanya sedikit. Sebab, posisi yang membutuhkan tenaga kerja asing terbatas, yakni setara level manager ke atas .

Sedangkan Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno justru menyebut industri tekstil belum memerlukan tenaga kerja asing. "Kecuali kalau ada permintaan dari pembeli," ujar dia.

Sebab, penggunaan tenaga kerja asing membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan tenaga kerja lokal. Selain itu, ia juga menilai tenaga kerja lokal sudah memiliki kemampuan yang mumpuni seiring dengan adanya lembaga pendidikan tekstil di tanah air.

Bahkan beberapa lembaga pendidikan tekstil juga tersedia di universitas negeri, seperti di Universitas Pembangunan Nasional (UPN). "Belum yang swasta-swasta. Plus ada akademi tekstil di Solo. Sudah cukup itu," katanya.

(Baca: Produk Lokal Sulit Bersaing, Pemerintah Diminta Setop Impor Tekstil)

Reporter: Rizky Alika

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan