Menteri PUPR Optimistis 1.852 Km Jalan Tol Beroperasi Tahun Ini

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

27/9/2019, 19.41 WIB

Total ruas jalan tol yang sudah operasional hingga semester I 2019 sepanjang 985,1 km. Tahun ini 202,3 km jalan tol baru beroperasi.

jalan tol, kementerian pupr, target ruas tol beroperasi
ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar
Ilustrasi pembangunan jalan tol. Pemerintah menargetkan ruas jalan tol yang beroperasi hingga akhir tahun ini akan mencapai target 1.852 kilometer (km).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis, target panjang jalan tol yang akan beroperasi pada akhir tahun ini sepanjang 1.852 kilometer (km) dapat tercapai. Meskipun pemerintah sempat merevisi target tersebut menjadi 1.500 km.

"Kami hitung waktu itu, akan bisa bisa tercapai 1.852 km hingga akhir tahun. Tapi kami upayakan, sampai akhir Desember mudah-mudahan masih bisa tercapai 1.852 km," kata Basuki ketika ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (27/9).

Adapun, berdasarkan catatan dari Kementerian PUPR hingga Juni 2019 ini, total jalan tol yang telah beroperasi yaitu sepanjang 985,1 km sejak 2015. Sepanjang semester I 2019 ini, sudah ada 202,3 km jalan tol baru yang beroperasi. Sedangkan 2018 merupakan tahun di mana jalan tol paling panjang yang mulai beroperasi yaitu 450 km.

(Baca: Waskita Bidik Dua Ruas Tol yang akan Dilelang BPJT)

Menurut Basuki, ada beberapa kendala yang dihadapi untuk mencapai target tersebut seperti beberapa rumah dan tanah yang belum dipindahkan, salah satunya di ruas Palembang-Teluk Betung. Ruas tersebut seharusnya menyambungkan ruas Bakaheuni-Kayu Agung, namun Basuki pastikan yang dapat beroperasi tahun ini hanya Bakaheuni-Palembang saja.

"Tapi kami upayakan bisa tersambung sampai Teluk Betung. Kalau itu tercapai, kan bisa menambah dari 1.500 km lebih. Masih kita upayakan," kata dia.

Sementara, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2025, pemerintah menargetkan ada 2.500 km jalan tol yang beroperasi. Ada pun nilai investasi yang diperlukan untuk mencapai target tersebut lebih dari Rp 375 triliun.

Beberapa ruas yang ditargetkan untuk beroperasi pada rentang tahun 5 tahun tersebut seperti jalan tol Trans Sumatera di mana dalam periode tersebut bakal bertambah operasionalnya sepanjang 2.000 km.

(Baca: Lebih Cepat, Tol Layang Jakarta-Cikampek Siap Beroperasi November 2019)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan