Tiket Termurah Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Dipatok Rp 300 Ribu

Penulis: Ameidyo Daud

1/10/2019, 15.56 WIB

Dirut KCIC Chandra Dwiputra mengatakan tarif tiket kereta cepat Jakarta - Bandung sudah disesuaikan dengan kondisi daya beli masyarakat.

Tarif, Kereta cepat Jakarta-Bandung, KCIC.
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) hari Selasa (1/10) siap membanderol harga tiket termurah bagi penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung maksimal sebesar Rp 300 ribu per orang.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membanderol harga tiket termurah bagi penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung maksimal Rp 300 ribu per orang. Tarif tersebut mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat.

Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra menjelaskan harga tiket kereta reguler Jakarta-Bandung yang memakan waktu tiga jam berkisar Rp 150 hingga 300 ribu. Karena itu, dengan waktu tempuh kereta cepat yang hanya 45 menit, harga termurah bagi kelas dua sebesar Rp 300 ribu masuk akal.

“Sudah disesuaikan, kira-kira Rp 300 ribu,” kata Chandra di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (1/10).

(Baca: Wapres JK Sebut Kereta Cepat Bakal Jadi Saingan Maskapai Pesawat)

Saat ini proyek yang ditarget rampung 2021 tersebut hampir 35 %. Chandra memperkirakan pembangunan dapat mencapai 50 % pada Desember mendatang. Saat ini masih ada kendala dalam pembebasan lahan hingga relokasi infrastruktur kelistrikan yakni Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Namun Chandra optimistis problem itu dapat diatasi dalam waktu dekat. “Lahan tidak sampai 1 % yaitu di pinggir tol Bandung,” ujar dia.

Untuk mempersiapkan operasional 2021, KCIC juga akan merekrut sumber daya manusia penunjang. Misalnya 36 orang masinis dari beberapa institusi pendidikan di Indonesia. Rencananya KCIC akan merekut masinis dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat dan Politeknik Perkeretaapian Indonesia. Begitu juga untuk control center dan pemeliharaan.

(Baca: Tegalluar, Calon Ibu Kota Baru Jabar yang Terhubung Kereta Cepat)

Jalur kereta ini memiliki panjang 142 kilometer dan menghubungkan empat stasiun yakni Halim Perdanakusuma, Karawang, Walini, hingga Tegalluar.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan